Selasa, 24 Juli 2018

Chapter 6

Chapter 6: The Ghost Story

“Ohayou~!” Teriak Kenko penuh semangat yang berada didepan pintu Time

“Siapa ya?” Tanya Time dingin

“Ini aku Kenko woi!” Omel Kenko

“Gak kenal” Ucap Time dingin

“Jangan di biasakan seperti itu woi! Nanti kalau kejadian beneran gimana!” Omel Kenko

“Ya udah. Dah~....” Ucap Time dingin yang langsung menutup pintunya

“Alig” Ucap Kenko

Cassandra pun datang menghampiri Time

“Ah~! Aku berangkat dulu ya Cassandra” Ucap Time tersenyum kearahnya

“(Mengangguk) Um. Hati hati dijalan ya Time” Ucap Cassandra seraya tersenyum dan melambaikan tangannya.

“!?..... Kamu tidak memperingatkanku seperti yang kemarin? Apa tidak apa apa nih kalau misalnya aku pulang sampai malam?” Tanya Time

“Ummm...... Asalkan kamu pulang tidak terlalu sore, aku pikir tidak apa apa kok” Ucap Cassandra tersenyum

“Begitu ya~....” Ucap Time

“Oh ya Time.....!” Ucap Cassandra yang kemudian memegang tangan kanan Time

“Kalau nanti kamu ada masalah........, gunakanlah command sealmu. Aku pasti akan datang kok”
Cassandra pun tersenyum kearah Time

‘Oh ya, benar juga sih. Soalnya kan lambang ini memang berguna untuk yang seperti itu’ Batin Time yang melihat command sealnya

“Baiklah, kalau ada masalah, aku pasti akan memanggilmu kok.” Ucap Time yang tersenyum tipis

“Kalau begitu..... aku pergi dulu ya”

Time pun langsung membuka pintunya dan keluar.

“Hayo.... tadi di dalem ngomong ama siapa? Kayaknya mesra banget dah” Goda Kenko

“Berisik! Ngomong gitu sekali lagi akan kupatahkan lehermu itu” Ucap Time dingin

“Ampun~....” Ucap Kenko

“Oh ya, ngomong ngomong jadi gak nih ngejenguk si Michio?” Tanya Time

“Jadi lah..... kalau gak, ngapain berangkat sekolah jam setengah enam pagi gini?” Ucap Kenko

“Kirain gitu.... karena gak ngerjain pr kemarin, jadinya kamu kena hukuman jadi harus berangkat jam segini gitu” Ucap Time

“Alig....” Ucap Kenko.

.

Di rumah sakit

Time dan Kenko pun masuk ke ruangan Michio di rawat.

“Kaget ya sumpah....! Lagi enak enaknya tidur tiba tiba kamarku udah diselimuti sama api aja!” Ucap Michio heboh

“Terus.... itu kejadiannya gimana? Kok bisa kayak gitu?” Tanya Time

“Gak tau aku juga. Yang jelas...., terakhir tuh ada anak kecil yang numpang dirumahku” Ucap Michio

“Anak kecil?” Tanya Time

“Iya. Tiba tiba pas malemnya, pas aku lagi tidur, tiba tiba udah kebakaran aja” Ucap Michio

“Terus anak kecilnya gimana?” Tanya Kenko

“(Sigh).... Parah. Gak kayak aku, akukan Cuma kena luka bakar kecil aja. Tapi dia.....” Ucap Michio yang menceritakan yang terjadi.

Mendengar hal tersebut Time dan Kenko pun terkejut.

.

“Kasihan ya, anak itu. Keadaannya sampai gak bisa tertolong kayak gitu” Ucap Kenko

Time pun hanya bisa mengecak kesal mendengar apa yang terjadi dari Michio.

‘Tch! Servant itu....., aku benar benar muak dengan tindakannya itu! Aku..... tidak akan memaafkannya.....! Tidak akan!’ Batin Time kesal

.

Di gerbang sekolah

DEG!

Tiba tiba saja Time merasakan energi negatif yang luar biasa di depan gerbang sekolah. Dan itupun membuatnya padangannya kabur dan susah untuk bernafas.

‘Apa!? Apa yang...!?’ Batin Time

Dalam keadaan panik, Time pun mencari cari sumber energi tersebut dan pada saat ia melihat kesebelah kanan....

Ia pun dikejutkan oleh seseorang dari kejauhan yang memakai bertudung merah dan menutupi bagian matanya.

Orang tersebut pun menyeringai kearahnya.

Entah kenapa Time pada saat itu merasakan seperti terintimidasi dan merasakan ketakutan yang luar biasa. Sampai sampai ia ingin mati pada saat itu juga.

“Time....” Ucap seseorang yang memanggilnya

Time pun menghiraukannya dan pandangannya masih tertuju pada orang tersebut. Badannya pun tidak bisa bergerak sama sekali dan........

“Oi! Time!” Ucap Kenko yang menepuk pundak Time

Time pun terkejut lalu langsung tersadar begitu saja dan melihat kearah Kenko

“Ada apaan sih? Kayak ngeliat mantan jalan ama pacar barunya aja” Ucap Kenko

“Berisik!” Ucap Time

Time pun mencoba menenangkan dirinya kembali dengan menarik panjang nafasnya. Dan begitu ia melihat kearah orang itu lagi. Orang tersebut sudah menghilang begitu saja.

.

Jam pembelajaran pun dimulai dan Time pun tidak memperhatikan materi yang diberikan guru dan masih kepikiran dengan kejadian tadi pagi.

‘Yang tadi didepan gerbang pintu itu.....’ Batin Time yang berflashback mengingat kejadian tadi pagi

‘.....Tch! Entah kenapa aku merasakan orang tersebut seperti mengintimidasiku dan membuatku menjadi sangat ketakutan, sampai sampai aku susah untuk bernafas dan tubuhku tidak bisa di gerakan sama sekali.’

‘Tunggu dulu.... apa mungkin Cassandra tadi pagi mencoba memperingatiku dengan cara yang halus ya? supaya aku tidak terlalu ketakutan?’

‘Tapi.... siapa orang itu? Apa tujuannya ia datang kemari? Tapi yang jelas..... orang itu....... sangatlah berbahaya! Aku harus berhati hati!’

Bel tanda istirahat pun berbunyi dan Time pun tersadar kembali.

Para murid murid di kelas pun pada berdiri, begitu juga dengan Kenko yang langsung menghampirinya

“Oi Time. Mau ke kantin gak hari ini?” Tanya Kenko

“Ayolah” Ucap Time

Time pun beranjak dari kursinya dan ia pun baru sadar bahwa Ghunts pun tidak masuk kelas hari ini.

.

Time dan Kenko pun keluar kelas

“Eh Ken, kau tau gak Ghunts hari ini kemana?” Tanya Time

“Gak tau dah, paling paling lagi kerja atau apalah...” Ucap Kenko

KYAAAAA!

Teriak para murid murid yang berlarian secara bergerombol melewati Time dan Kenko.

Time dan Kenko pun kebingungan apa yang terjadi, dan ketika mereka melihat kesamping mereka.

Para murid murid pun bergerombol mengelilingi beberapa orang yang membawa setumpuk selembaran dan sedang berebut lembaran tersebut.

Karena penasaran Time dan Kenko pun menghampiri mereka semua. Dan salah satu dari mereka pun ada yang keluar dari kerumunan dengan membawa selembaran tersebut dan memasang wajah gembira.

“Ada apaan nih?” Tanya Kenko

“Gak tau kah? Ini loh... si tuan putri ngadain pesta ulang tahun dan katanya kita semua di undang ke pestanya” Ucap orang tersebut

“Hah! Beneran!?’ Tanya Kenko yang terkejut

“Iya! Cepetan gih ambil selembarannya katanya buat tiket masuknya nanti!” Ucap orang tersebut

“Siap~” Ucap Kenko yang langsung melesat cepat, masuk kekerumunan seperti cicak

Time pun hanya menatapnya kebingungan, tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.

Beberapa menit kemudian, Kenko pun berhasil keluar kembali ke kerumunan yang gak jelas tersebut sambil membawa 2 selembaran kertas

“Nih, buat kamu juga” Ucap Kenko yang memberikan selembaran ke Time

“Tuan putri?” Tanya Time yang menerima selembaran dari Kenko

“Masa kamu gak tau!? Charlotte Efrezt Liliana! Dia tuh bangsawan dan juga orang yang paling kaya raya di sekolah ini tau. Jadi.... gak heran kalau ia mengadakan pesta ulang tahun seperti ini” Ucap Kenko girang

“Belum lagi makanan yang disediakan........ biasanya makanan berkelas atas loh. Belom lagi kuenya itu. Haduh.... gak bisa dibayangin gimana rasanya nanti”

“Owh.....” Ucap Time

“Gimana? Kamu ikutkan nanti?” Tanya Kenko

“Ikutlah....... sebagai teman yang baik, kita harus menunjukkan bagaimana menjadi teman yang baik baginya. Ya gak?”

Kenko pun merangkul leher Time dengan tangan kirinya

“Halah! Bilang aja kamu Cuma mau makanan gratisnya doangkan?” Omel Time yang agak menjauh dan memukul tangan kanan Kenko

“Kalau begitu percuma aja dateng tapi yang kau pikirin tuh Cuma peruuuut aja.” Ucap Time

“Alig” Ucap Kenko.

.

Sore harinya

Bel tanda akhir sekolah pun berbunyi dan murid murid pun pada pergi meninggalkan sekolah, tanpa terkecuali Time

“Cieee~, yang piket” Goda Kenko

“Berisik! Cepet sana pulang gih!” Omel Time

“Iye, iye, oh ya! Sebelum kembali..... mulai sekarang hati hati loh Time” Ucap Kenko yang nadanya tiba tba menjadi berat

“!?..... ada apa emangnya?” Tanya Time

“Gak tau kah....? Misteri ini muncul beberapa hari yang lalu loh...” Ucap Kenko horor

“Tentang.....”

Kenko pun menyoroti wajahnya dengan senter yang diarahkan ke atas.

“Misteri hantu tanpa kepala” Ucap Kenko horor

“......Katanya....., ketika kau melihat seseorang dengan tudung merahnya yang menyeringai kearahmu....., itu menandakan bahwa kau sebentar lagi akan di hantui olehnya......”

Seketika itu juga wajah Time membiru seraya terkejut mengetahui bahwa yang diceritakan Kenko tersebut sama persis dengan kejadian yang ia alami tadi.

“Dan.... tidak lama setelah itu...., ketika sekolah sudah mulai sepi dan matahari mulai tenggelam........ ia akan menampakkan wajahnya lagi seraya membawa hantu tanpa kepala  bersamanya. Dan.... bersiap siap untuk....” Ucap Kenko yang mengendap endap kebelakang Time

“MEMAKAN JIWAMU!!! WAAAARGH!!” Teriak Kenko yang memegang kedua pundak Time secara tiba tiba

“GYAAAAAAAA!!!” Teriak Time

Kenko pun dalam sekejap bonyok begitu saja karena di hajar Time.

“Jangan cerita yang aneh aneh ya!!! Udah cepet sana pulang!!! Atau kau benar benar ingin kubunuh sekarang hah!!!” Amuk Time

“Reaksi yang terlalu berlebihan~.... pokoknya hati hati ya.... Dah~....” Ucap Kenko yang keluar kelas tanpa merasa bersalah

.

Time pun menghapus papan tulis kelas seraya mengingat cerita Kenko tersebut. Yang mana di salah satu ceritanya tersebut ada yang sangat mirip dengan yang ia alami.

‘Aaaaaaargh! Rese banget sih tuh anak!!!’ Batin Time yang kesel sendiri seraya menghapus papan tulis dengan cepat

Lalu ia pun menggenggam penghapus papan tulis tersebut.

‘Liat saja nanti....!!! Kalau aku sampai bertemu dengannya lagi...., aku benar benar akan membunuhnya pada saat itu juga! Awas saja dia....!!!’

.

Matahari pun mulai tenggelam. Time pun menyelesaikan pekerjaannya tersebut dan langsung keluar kelas.

‘(Sigh).... Akhirnya selesai ju...’ Batin Time yang terputus begitu......

KYAAAAAAAA!!!

Time pun terkejut begitu mendengar suara teriakan perempuan.

‘A.... apa yang barusan itu?’ Batin Time

Karena penasaran, ia pun langsung berlari, mencari sumber suara tersebut berasal. Dan ketika ia memeriksa di lantai 1......, ia pun melihat seorang perempuan yang tergeletak di lantai begitu saja.

Time pun langsung berlari, menghampiri perempuan tersebut

“O-Oi....! Bertahanlah! Apa yang terjadi?” Ucap Time yang agak mengguncangkan perempuan tersebut.

Karena tidak ada respon dari perempuan tersebut. Time pun mencoba memeriksa denyut nadi di lengannya dan lehernya. Dan.....

Denyutnya pun tidak ada sama sekali.

“!!!” Itupun membuat Time agak shock.

Time pun mencoba membalikkan perempuan tersebut. Dan ketika perempuan tersebut menghadap keatas......... ia pun terkejut setengah mati karena..... perempuan tersebut pun hanya bisa melotot dengan tatapan yang kosong seraya mempunyai kulitnya yang pucat seperti mayat.

“!!!........WAAAAAAAAAAAAH!!!” Teriak Time yang sangat terkejut dan langsung mendorong dirinya kebelakang

“Ma,ma,ma,mayat!” Teriak Time yang menunjuk perempuan tersebut dengan gemetaran.

Tapi.... ketakutannya pun hanya sebentar saja, sampai.... ia menyadari ada sesuatu yang aneh dari mayat perempuan tersebut.

Time pun menelan ludah dan mencoba memberanikan diri untuk mendekatinya dan menyelidiki mayat tersebut.

‘!!!..... Perempuan ini...... ia tidak memiliki bekas luka atau jejak sama sekali yang menyebabkan ia terbunuh begitu saja. Perempuan ini........’ Batin Time shock

‘Dia.... mati.....! Akan tetapi ia tidaklah terbunuh. Melainkan rohnya yang hilang, di ambil begitu saja!’

Time pun mencoba berdiri

‘Apa....., apa yang sebenarnya terjadi disini? Apa ini perbuatan dari.......’ Batin Time terputus begitu......

DEG!

Time pun tiba tiba saja merasakan energi negatif yang sama seperti tadi pagi akan tetapi lebih besar dari yang sebelumnya. Dan itupun membuatnya tidak bisa bergerak sama sekali.

‘.......I-ini...... Energi yang kurasakan tadi pagi..... tapi..... entah kenapa....... kekuatannya lebih besar dari yang sebelumnya......’ Batin Time yang mulai sesak nafasnya dan pandangannya yang agak kabur

‘!!!.......... Ja-jangan jangan....!’

Time pun menengok kearah lorong sebelah kirinya. Dan...... ia pun dikejutkan oleh 2 bayangan yang berdiri dari kejauhan

‘(Gasp)!!! Itu...... itu......!!!’ Batin Time yang sangat shock melihat bayangan tersebut yang ternyata adalah......

.

Seseorang yang bertudung merah yang menyeringai kearahnya dan membawa orang yang berbadan besar yang tidak memiliki kepala disebelahnya.






-                       -          Blackout          -

‘Ingin mendengar cerita tentang hantu tanpa kepala....? Boleh saja, itu berawal dari ketika kau melihat seseorang dengan tudung merahnya yang menyeringai kearahmu. Dan.... tidak lama setelah itu...., ketika sekolah sudah mulai sepi dan matahari mulai tenggelam........ Ia akan menampakkan wajahnya lagi seraya membawa hantu tanpa kepala  bersamanya. Dan pada saat itulah ia bersiap siap untuk............’
‘Memakan jiwamu.....’



To Be Continue....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar