Chapter 6: The Ghost
Story
“Ohayou~!”
Teriak Kenko penuh semangat yang berada didepan pintu Time
“Siapa
ya?” Tanya Time dingin
“Ini
aku Kenko woi!” Omel Kenko
“Gak
kenal” Ucap Time dingin
“Jangan
di biasakan seperti itu woi! Nanti kalau kejadian beneran gimana!” Omel Kenko
“Ya
udah. Dah~....” Ucap Time dingin yang langsung menutup pintunya
“Alig”
Ucap Kenko
Cassandra
pun datang menghampiri Time
“Ah~!
Aku berangkat dulu ya Cassandra” Ucap Time tersenyum kearahnya
“(Mengangguk)
Um. Hati hati dijalan ya Time” Ucap Cassandra seraya tersenyum dan melambaikan
tangannya.
“!?.....
Kamu tidak memperingatkanku seperti yang kemarin? Apa tidak apa apa nih kalau
misalnya aku pulang sampai malam?” Tanya Time
“Ummm......
Asalkan kamu pulang tidak terlalu sore, aku pikir tidak apa apa kok” Ucap
Cassandra tersenyum
“Begitu
ya~....” Ucap Time
“Oh
ya Time.....!” Ucap Cassandra yang kemudian memegang tangan kanan Time
“Kalau
nanti kamu ada masalah........, gunakanlah command sealmu. Aku pasti akan
datang kok”
Cassandra
pun tersenyum kearah Time
‘Oh
ya, benar juga sih. Soalnya kan lambang ini memang berguna untuk yang seperti
itu’ Batin Time yang melihat command sealnya
“Baiklah,
kalau ada masalah, aku pasti akan memanggilmu kok.” Ucap Time yang tersenyum
tipis
“Kalau
begitu..... aku pergi dulu ya”
Time
pun langsung membuka pintunya dan keluar.
“Hayo....
tadi di dalem ngomong ama siapa? Kayaknya mesra banget dah” Goda Kenko
“Berisik!
Ngomong gitu sekali lagi akan kupatahkan lehermu itu” Ucap Time dingin
“Ampun~....”
Ucap Kenko
“Oh
ya, ngomong ngomong jadi gak nih ngejenguk si Michio?” Tanya Time
“Jadi
lah..... kalau gak, ngapain berangkat sekolah jam setengah enam pagi gini?”
Ucap Kenko
“Kirain
gitu.... karena gak ngerjain pr kemarin, jadinya kamu kena hukuman jadi harus
berangkat jam segini gitu” Ucap Time
“Alig....”
Ucap Kenko.
.
Di
rumah sakit
Time
dan Kenko pun masuk ke ruangan Michio di rawat.
“Kaget
ya sumpah....! Lagi enak enaknya tidur tiba tiba kamarku udah diselimuti sama
api aja!” Ucap Michio heboh
“Terus....
itu kejadiannya gimana? Kok bisa kayak gitu?” Tanya Time
“Gak
tau aku juga. Yang jelas...., terakhir tuh ada anak kecil yang numpang
dirumahku” Ucap Michio
“Anak
kecil?” Tanya Time
“Iya.
Tiba tiba pas malemnya, pas aku lagi tidur, tiba tiba udah kebakaran aja” Ucap
Michio
“Terus
anak kecilnya gimana?” Tanya Kenko
“(Sigh)....
Parah. Gak kayak aku, akukan Cuma kena luka bakar kecil aja. Tapi dia.....”
Ucap Michio yang menceritakan yang terjadi.
Mendengar
hal tersebut Time dan Kenko pun terkejut.
.
“Kasihan
ya, anak itu. Keadaannya sampai gak bisa tertolong kayak gitu” Ucap Kenko
Time
pun hanya bisa mengecak kesal mendengar apa yang terjadi dari Michio.
‘Tch!
Servant itu....., aku benar benar muak dengan tindakannya itu! Aku..... tidak
akan memaafkannya.....! Tidak akan!’ Batin Time kesal
.
Di
gerbang sekolah
DEG!
Tiba
tiba saja Time merasakan energi negatif yang luar biasa di depan gerbang
sekolah. Dan itupun membuatnya padangannya kabur dan susah untuk bernafas.
‘Apa!?
Apa yang...!?’ Batin Time
Dalam
keadaan panik, Time pun mencari cari sumber energi tersebut dan pada saat ia
melihat kesebelah kanan....
Ia
pun dikejutkan oleh seseorang dari kejauhan yang memakai bertudung merah dan
menutupi bagian matanya.
Orang
tersebut pun menyeringai kearahnya.
Entah
kenapa Time pada saat itu merasakan seperti terintimidasi dan merasakan
ketakutan yang luar biasa. Sampai sampai ia ingin mati pada saat itu juga.
“Time....”
Ucap seseorang yang memanggilnya
Time
pun menghiraukannya dan pandangannya masih tertuju pada orang tersebut.
Badannya pun tidak bisa bergerak sama sekali dan........
“Oi!
Time!” Ucap Kenko yang menepuk pundak Time
Time
pun terkejut lalu langsung tersadar begitu saja dan melihat kearah Kenko
“Ada
apaan sih? Kayak ngeliat mantan jalan ama pacar barunya aja” Ucap Kenko
“Berisik!”
Ucap Time
Time
pun mencoba menenangkan dirinya kembali dengan menarik panjang nafasnya. Dan
begitu ia melihat kearah orang itu lagi. Orang tersebut sudah menghilang begitu
saja.
.
Jam
pembelajaran pun dimulai dan Time pun tidak memperhatikan materi yang diberikan
guru dan masih kepikiran dengan kejadian tadi pagi.
‘Yang
tadi didepan gerbang pintu itu.....’ Batin Time yang berflashback mengingat
kejadian tadi pagi
‘.....Tch!
Entah kenapa aku merasakan orang tersebut seperti mengintimidasiku dan
membuatku menjadi sangat ketakutan, sampai sampai aku susah untuk bernafas dan
tubuhku tidak bisa di gerakan sama sekali.’
‘Tunggu
dulu.... apa mungkin Cassandra tadi pagi mencoba memperingatiku dengan cara yang halus ya? supaya aku tidak terlalu ketakutan?’
‘Tapi....
siapa orang itu? Apa tujuannya ia datang kemari? Tapi yang jelas..... orang
itu....... sangatlah berbahaya! Aku harus berhati hati!’
Bel
tanda istirahat pun berbunyi dan Time pun tersadar kembali.
Para
murid murid di kelas pun pada berdiri, begitu juga dengan Kenko yang langsung
menghampirinya
“Oi
Time. Mau ke kantin gak hari ini?” Tanya Kenko
“Ayolah”
Ucap Time
Time
pun beranjak dari kursinya dan ia pun baru sadar bahwa Ghunts pun tidak masuk
kelas hari ini.
.
Time
dan Kenko pun keluar kelas
“Eh
Ken, kau tau gak Ghunts hari ini kemana?” Tanya Time
“Gak
tau dah, paling paling lagi kerja atau apalah...” Ucap Kenko
KYAAAAA!
Teriak
para murid murid yang berlarian secara bergerombol melewati Time dan Kenko.
Time
dan Kenko pun kebingungan apa yang terjadi, dan ketika mereka melihat kesamping
mereka.
Para
murid murid pun bergerombol mengelilingi beberapa orang yang membawa setumpuk
selembaran dan sedang berebut lembaran tersebut.
Karena
penasaran Time dan Kenko pun menghampiri mereka semua. Dan salah satu dari
mereka pun ada yang keluar dari kerumunan dengan membawa selembaran tersebut
dan memasang wajah gembira.
“Ada
apaan nih?” Tanya Kenko
“Gak
tau kah? Ini loh... si tuan putri ngadain pesta ulang tahun dan katanya kita
semua di undang ke pestanya” Ucap orang tersebut
“Hah!
Beneran!?’ Tanya Kenko yang terkejut
“Iya!
Cepetan gih ambil selembarannya katanya buat tiket masuknya nanti!” Ucap orang
tersebut
“Siap~”
Ucap Kenko yang langsung melesat cepat, masuk kekerumunan seperti cicak
Time
pun hanya menatapnya kebingungan, tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.
Beberapa
menit kemudian, Kenko pun berhasil keluar kembali ke kerumunan yang gak jelas
tersebut sambil membawa 2 selembaran kertas
“Nih,
buat kamu juga” Ucap Kenko yang memberikan selembaran ke Time
“Tuan
putri?” Tanya Time yang menerima selembaran dari Kenko
“Masa
kamu gak tau!? Charlotte Efrezt Liliana! Dia tuh bangsawan dan juga orang yang
paling kaya raya di sekolah ini tau. Jadi.... gak heran kalau ia mengadakan
pesta ulang tahun seperti ini” Ucap Kenko girang
“Belum
lagi makanan yang disediakan........ biasanya makanan berkelas atas loh. Belom
lagi kuenya itu. Haduh.... gak bisa dibayangin gimana rasanya nanti”
“Owh.....”
Ucap Time
“Gimana?
Kamu ikutkan nanti?” Tanya Kenko
“Ikutlah.......
sebagai teman yang baik, kita harus menunjukkan bagaimana menjadi teman yang
baik baginya. Ya gak?”
Kenko
pun merangkul leher Time dengan tangan kirinya
“Halah!
Bilang aja kamu Cuma mau makanan gratisnya doangkan?” Omel Time yang agak
menjauh dan memukul tangan kanan Kenko
“Kalau
begitu percuma aja dateng tapi yang kau pikirin tuh Cuma peruuuut aja.” Ucap
Time
“Alig”
Ucap Kenko.
.
Sore
harinya
Bel
tanda akhir sekolah pun berbunyi dan murid murid pun pada pergi meninggalkan
sekolah, tanpa terkecuali Time
“Cieee~,
yang piket” Goda Kenko
“Berisik!
Cepet sana pulang gih!” Omel Time
“Iye,
iye, oh ya! Sebelum kembali..... mulai sekarang hati hati loh Time” Ucap Kenko
yang nadanya tiba tba menjadi berat
“!?.....
ada apa emangnya?” Tanya Time
“Gak
tau kah....? Misteri ini muncul beberapa hari yang lalu loh...” Ucap Kenko
horor
“Tentang.....”
Kenko
pun menyoroti wajahnya dengan senter yang diarahkan ke atas.
“Misteri
hantu tanpa kepala” Ucap Kenko horor
“......Katanya.....,
ketika kau melihat seseorang dengan tudung merahnya yang menyeringai
kearahmu....., itu menandakan bahwa kau sebentar lagi akan di hantui olehnya......”
Seketika
itu juga wajah Time membiru seraya terkejut mengetahui bahwa yang diceritakan
Kenko tersebut sama persis dengan kejadian yang ia alami tadi.
“Dan....
tidak lama setelah itu...., ketika sekolah sudah mulai sepi dan matahari mulai
tenggelam........ ia akan menampakkan wajahnya lagi seraya membawa hantu tanpa kepala
bersamanya. Dan.... bersiap siap untuk....”
Ucap Kenko yang mengendap endap kebelakang Time
“MEMAKAN
JIWAMU!!! WAAAARGH!!” Teriak Kenko yang memegang kedua pundak Time secara tiba
tiba
“GYAAAAAAAA!!!”
Teriak Time
Kenko
pun dalam sekejap bonyok begitu saja karena di hajar Time.
“Jangan
cerita yang aneh aneh ya!!! Udah cepet sana pulang!!! Atau kau benar benar
ingin kubunuh sekarang hah!!!” Amuk Time
“Reaksi
yang terlalu berlebihan~.... pokoknya hati hati ya.... Dah~....” Ucap Kenko
yang keluar kelas tanpa merasa bersalah
.
Time
pun menghapus papan tulis kelas seraya mengingat cerita Kenko tersebut. Yang
mana di salah satu ceritanya tersebut ada yang sangat mirip dengan yang ia
alami.
‘Aaaaaaargh!
Rese banget sih tuh anak!!!’ Batin Time yang kesel sendiri seraya menghapus
papan tulis dengan cepat
Lalu
ia pun menggenggam penghapus papan tulis tersebut.
‘Liat
saja nanti....!!! Kalau aku sampai bertemu dengannya lagi...., aku benar benar
akan membunuhnya pada saat itu juga! Awas saja dia....!!!’
.
Matahari
pun mulai tenggelam. Time pun menyelesaikan pekerjaannya tersebut dan langsung
keluar kelas.
‘(Sigh)....
Akhirnya selesai ju...’ Batin Time yang terputus begitu......
KYAAAAAAAA!!!
Time
pun terkejut begitu mendengar suara teriakan perempuan.
‘A....
apa yang barusan itu?’ Batin Time
Karena
penasaran, ia pun langsung berlari, mencari sumber suara tersebut berasal. Dan
ketika ia memeriksa di lantai 1......, ia pun melihat seorang perempuan yang
tergeletak di lantai begitu saja.
Time
pun langsung berlari, menghampiri perempuan tersebut
“O-Oi....!
Bertahanlah! Apa yang terjadi?” Ucap Time yang agak mengguncangkan perempuan
tersebut.
Karena
tidak ada respon dari perempuan tersebut. Time pun mencoba memeriksa denyut
nadi di lengannya dan lehernya. Dan.....
Denyutnya
pun tidak ada sama sekali.
“!!!”
Itupun membuat Time agak shock.
Time
pun mencoba membalikkan perempuan tersebut. Dan ketika perempuan tersebut
menghadap keatas......... ia pun terkejut setengah mati karena..... perempuan
tersebut pun hanya bisa melotot dengan tatapan yang kosong seraya mempunyai
kulitnya yang pucat seperti mayat.
“!!!........WAAAAAAAAAAAAH!!!”
Teriak Time yang sangat terkejut dan langsung mendorong dirinya kebelakang
“Ma,ma,ma,mayat!”
Teriak Time yang menunjuk perempuan tersebut dengan gemetaran.
Tapi....
ketakutannya pun hanya sebentar saja, sampai.... ia menyadari ada sesuatu yang
aneh dari mayat perempuan tersebut.
Time
pun menelan ludah dan mencoba memberanikan diri untuk mendekatinya dan
menyelidiki mayat tersebut.
‘!!!.....
Perempuan ini...... ia tidak memiliki bekas luka atau jejak sama sekali yang
menyebabkan ia terbunuh begitu saja. Perempuan ini........’ Batin Time shock
‘Dia....
mati.....! Akan tetapi ia tidaklah terbunuh. Melainkan rohnya yang hilang, di ambil
begitu saja!’
Time
pun mencoba berdiri
‘Apa.....,
apa yang sebenarnya terjadi disini? Apa ini perbuatan dari.......’ Batin Time
terputus begitu......
DEG!
Time
pun tiba tiba saja merasakan energi negatif yang sama seperti tadi pagi akan
tetapi lebih besar dari yang sebelumnya. Dan itupun membuatnya tidak bisa
bergerak sama sekali.
‘.......I-ini......
Energi yang kurasakan tadi pagi..... tapi..... entah kenapa....... kekuatannya
lebih besar dari yang sebelumnya......’ Batin Time yang mulai sesak nafasnya
dan pandangannya yang agak kabur
‘!!!..........
Ja-jangan jangan....!’
Time
pun menengok kearah lorong sebelah kirinya. Dan...... ia pun dikejutkan oleh 2
bayangan yang berdiri dari kejauhan
‘(Gasp)!!!
Itu...... itu......!!!’ Batin Time yang sangat shock melihat bayangan tersebut
yang ternyata adalah......
.
Seseorang
yang bertudung merah yang menyeringai kearahnya dan membawa orang yang berbadan
besar yang tidak memiliki kepala disebelahnya.
- - Blackout -
‘Ingin
mendengar cerita tentang hantu tanpa kepala....? Boleh saja, itu berawal dari
ketika kau melihat seseorang dengan tudung merahnya yang menyeringai kearahmu. Dan....
tidak lama setelah itu...., ketika sekolah sudah mulai sepi dan matahari mulai
tenggelam........ Ia akan menampakkan wajahnya lagi seraya membawa hantu tanpa
kepala bersamanya. Dan pada saat itulah
ia bersiap siap untuk............’
‘Memakan
jiwamu.....’
Tidak ada komentar:
Posting Komentar