Jumat, 29 Juni 2018

Chapter 4

Chapter 4: The Unexpected Attack

Berserker tiba tiba saja muncul dibelakangnya Time begitu saja dan mulai mengayunkan tombaknya

“(Gasp)! Time!” Teriak Cassandra yang terkejut seraya melihat kebelakang

Berserker pun mengayunkan tombaknya dan itu pun membuat Time menutup matanya

“Woaaaaah!” Teriak Time

.

DAR!

Bunyi tembakan pun tiba tiba saja terdengar entah darimana. Dan itu pun membuat seluruh orang yang berada ditaman terkejut begitu saja.

Akan tetapi, hal tersebut membuat Berserker agak mencondongkan badannya kebelekang dan tidak jadi melancarkan serangannya tersebut, karena.......

Tembakan tersebut ternyata mengarah kearahnya.

Berserker pun menengok kearah tembakan tersebut berasal.

DAR!

Sekali lagi, suara tembakan pun terdengar dan itu pun membuat Berserker melompat mundur, menghindarinya.

Dan kali ini orang tersebut menembaki Berserker secara beruntun dan membuat Berserker berlari kesamping untuk menghindarinya.

Akan tetapi, semakin lama Berserker berlari semakin melingkar dan pada akhirnya ia berlari tepat mengarah ke arah suara tembakan tersebut berasal.

Berserker pun mulai melompat sangat tinggi, kearah suara tembakan berasal dan.....

DUAR!

Tiba tiba saja, dari atas langit muncul sebuah petir tepat diatas Berserker melompat sekarang

Melihat hal tersebut, Berserker pun menghadap keatas dan langsung memutar tombaknya lalu melemparkannya keatas dan...... secara mengejutkan petir tersebut terbelah menjadi dua dan tidak jadi menyambarnya.

Tombak tersebut kembali padanya, lalu ia pun menengok kearah Cassandra dan mulai menghadap kearahnya dan melempar tombak kearahnya.

“Awas!” Teriak Time.

.

TRANG!

Tombak Berserker pun terpental kesamping Cassandra akibat Saber yang tiba tiba saja muncul didepan Cassandra dan menahan serangan tersebut.

“Ano~. Terima kasih ya” Ucap Cassandra tersenyum

Saber pun hanya bisa membalasnya dengan tersenyum tipis.

Tidak sampai disitu saja, Berserker pun langsung mendarat kebawah dan berlari sangat cepat kearah mereka berdua.

Saber pun menatap tajam Berserker.

“Saber! Berhati hatilah!” Ucap Ashley

“Ya. Aku mengerti, master” Ucap Saber

Saber pun langsung meluncur kearah Berserker dan mengayunkan pedangnya. 

Dengan cepat Berserker pun menghindarinya dengan langsung mundur kebelakang beberapa meter.

Tidak sampai disitu, Saber pun langsung meluncur kearahnya lagi dan menyerang Berserker dengan beberapa ayunan pedangnya.

Akan tetapi Berserker dengan cepat menghindari setiap serangan yang ia lancarkan.

‘Cepatnya!’ Batin Saber

Tanpa sadar Berserker pun tiba tiba saja langsung meluncur dengan sangat cepat dan muncul disamping Cassandra

Ia pun langsung mengambil tombaknya yang terpental keudara dan bersiap siap mengayunkannya ke arah Cassandra.

DAR!

Berserker pun langsung mundur beberapa meter karena... tiba tiba saja muncul hujan peluru yang tepat diatasnya.

Tidak sampai disitu, tiba tiba saja muncul gelombang tebasan yang maju kearah Berserker dan membuatnya menghindarinya dengan menghadapkan badannya kekanan.

“HAAAAAAAA!” Teriak Saber yang langsung menghantamkan serangannya dari udara.

TRANG!

Berserker pun menahan serangannya tersebut.

“GRAAAAAAAAAAAAGH!!!!” Raung Berserker

Dan dengan sekuat tenaga, Berserker pun mengayunkan tombaknya keatas dan membuat Saber terpental keatas.

Tidak sampai disitu, Berserker langsung muncul diatas Saber yang sedang terpental dan langsung mengayunkan tombaknya kebawah dan membuat Saber terjatuh, menghantam tanah cukup keras.

“Saber!” Teriak Ashley

Saber pun masih bisa berdiri dan pandangannya tiba tiba tertuju keatas, begitu ia melihat Berserker langsung berputar diudara dan menghantamkan tombaknya kebawah.

BUM!

Saber pun menahan serangan Berserker tersebut sedangkan Berserker yang sedang memperkuat kuda kudanya, berusaha untuk menghancurkan pertahanan tersebut

DAR!

Berserker pun menghindari tembakan tersebut dengan agak memundurkan badannya.

Melihat hal tersebut, Saber memanfaatkan peluang tersebut dengan langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga. Dan membuat Berserker membuka celah cukup besar.

Saber pun langsung menyerangnya dengan pedangnya dan membuat beberapa manuver.

Seperti awal, Berserker masih saja bisa menghindari seluruh serangan tersebut dan pada akhirnya Berserker pun mundur beberapa meter.

“Bersinarlah! Wahai pedangku!” Ucap Saber yang membuat kuda kuda dan mengesampingkan pedangnya

Tidak lama setelah itu muncul gelombang angin disekelilingnya dan pedangnya pun tiba tiba saja bersinar.

Saber pun menatap Berserker dengan tajam dan langsung mengayunkan pedangnya kesamping dan membuat gelombang tebasan yang melaju kearah Berserker.

Melihat hal itu, Berserker langsung mengayunkan tombaknya keatas dan membuat serangan mereka teradu.

Dari aduan tersebut, muncul gelombang angin yang cukup kuat disekitar taman tersebut dan membuat seluruh pohon yang berada disitu bergerak.

Berserker pun masih menahan serangan tersebut sampai.......

“...........GRAAAAAAAAAAAAGH!!!!!!!” Raung Berserker yang langsung mengayunkan tombaknya keatas dengan sekuat tenaga dan membuat gelombang yang dilancarkan Saber tidak jadi mengenainya.

Dan gelombang tersebut beralih arah, menjadi kearah belakang Berserker, mengenai dan memotong apapun yang ada dibelakang Berserker.

BUM!

“Tidak mungkin! Bagaimana ia bisa melakukannya....!?” Ucap Ashley terkejut

Saber yang melihat hal tersebut hanya bisa menatap tajam Berserker.

Tiba tiba saja dari pijakan Berserker muncul lingkaran sihir merah dan hal tersebut membuat Berserker menghindar dari pijakan lingkaran tersebut. Tidak lama setelah itu dari lingkaran sihir tersebut muncul pilar api.

Tidak hanya sekali, setiap Berserker menghindarinya dan menginjak tanah, lingkaran sihir tersebut muncul lagi dan lagi, lalu muncul pilar api lagi. Sampai......

Cassandra pun mengeluarkan 5 bola api yang besar dan melaju kearah Berserker.

“GRAAAAAAGH!!!!” Raung Berserker

Berserker pun mengayunkan tombaknya berkali kali dan membuat beberapa langkah kuat. Akibat ayunannya tersebut, bola api tersebut terbelah dan meledak begitu saja.

Akan tetapi, tiba tiba saja ia dikejutkan oleh gelombang batu yang berbentuk duri raksasa yang muncul dari bawah dan tepat kehadapannya.

Berserker pun langsung melakukan back flip dan langsung mundur beberapa meter. Tidak lama setelah itu, muncul gelombang batu yang muncul dari tanah dan melaju kearah Berserker.

“GRAAAAAAAAAGH!!!!” Raung Berserker

Berserker pun langsung melempar tombaknya tepat mengarah ke Cassandra, dan membuat gelombang batu tersebut hancur begitu saja.

TRANG!

Saber pun menahan tombak tersebut dan tombak tersebut terpental keatas. Akan tetapi, Berserker dengan cepat langsung melompat dengan sangat tinggi mengarah tombaknya terpental, lalu ia mengambil tombaknya tersebut dan langsung berputar, mendaratkan hantaman tombaknya ke Saber.

BUM!

Saber pun dengan cepat menghindarinya. Akan tetapi Berserker langsung meluncur kearahnya dan langsung menyerangnya dengan brutal.

Saber pun hanya bisa menahan serangannya tersebut dengan ayunan pedangnya. Tapi karena Berserker lebih unggul, itu pun membuat Saber mundur kebelakang, setiap serangannya tersebut.

Tiba tiba saja, dari atas langit, muncul petir yang menyambar tepat kearah Berserker. Berserker pun mundur untuk menghindarinya, tidak hanya sekali petir tersebut muncul kembali disetiap ia menghindarinya dan........

“HA!” Teriak Cassandra yang dengan cepat merentangkan kedua tangannya kedepan dan memunculkan bola api yang melaju kearah Berserker.

BUM!

Berserker pun terkena serangannya tersebut dan terpental kebelakang beberapa meter.

“Berhasil!” Teriak Ashley senang

“GRAAAAAAAAAAGH!!!” Raung Berserker

Berserker pun berlari dengan cepat kearah Cassandra

DAR! DAR! DAR!

Suara tembakan terdengar lagi, dan Berserker menghindari dengan berlari secara zig zag, kearah Cassandra.

Berserker pun kemudian meluncur kearah Cassandra dan...... tiba tiba saja muncul petir yang sangat besar dari atas langit yang menyambar tepat kearahnya.

Berserker pun menghindarinya dengan melompat ke arah Cassandra dengan sangat tinggi. Dan............

Tiba tiba saja, muncul pilar tanah yang sangat besar tepat dihadapannya dan itu pun membuatnya terdorong dan terpental cukup jauh.

Dan ketika Berserker sudah mendarat di tanah dan terseret beberapa meter....

“HAP!” Teriak Cassandra yang mengayunkan kedua tangannya kebawah

Tiba tiba saja dari atas langit turun meteor yang dengan cepat langsung mengenai Berserker dan membuat ledakan yang cukup besar disertai gelombang angin yang cukup kuat.

BUM!!!

Semua orang tersebut mencoba melindungi wajahnya dari kuatnya gelombang angin tersebut.

.

.

.

.

Dari balik asap, terlihat Berserker yang hanya bisa berdiri seraya memegang tombaknya secara dibedirikan.

“GRAAAAAAAAAAAGH!!!!” Raung Berserker

.

“Bagaimana dia bisa.......!?” Ucap perempuan tersebut yang melihat kejadian itu semua.

“Tch! Berserker mundur!”

.

Dalam sekejap Berserker pun melompat dengan sangat tinggi, pergi meninggalkan mereka semua.

Time pun hanya bisa mematung melihat itu semua dan tidak percaya dengan apa yang ia lihat barusan.

‘Apa..... yang barusan itu? Apa apaan semua ini?! Dan..... apa yang sebenarnya terjadi disini?’ Batin Time

Cassandra pun menghampiri Time

“A-apa kamu baik baik saja Time?” Tanya Cassandra khawatir

Time pun menatap Cassandra dengan serius

“Cassandra....” Ucap Time terputus

“Y-ya...?” Ucap Cassandra

Suasana pun tegang dan juga Cassandra pun ketakutan, karena takut takut Time akan menginterogasinya setelah ini.

“Um~...... Bisa tidak kamu memakai bajumu terlebih dahulu? Lagipula..... apa apaan pakaianmu itu? Aku jadi tidak tau harus melihat kearah mana lagi.” Ucap Time yang wajahnya memerah seraya membuang mukanya

“Eh.....?! I-ini.....” Ucap Cassandra yang tertunduk

“Yahhh~... sepertinya ini menjelaskan kalau kau juga adalah seorang master. Aku benarkan? Tigrerly?” Tanya Ashley yang mendekati Time

Eh~.....! Master...? Um~...... Apa itu.......?” Tanya Time kebingungan

.

Sementara itu di atas dahan pohon

Terdapat seorang perempuan berambut biru dan bertelinga kucing yang sedang memata matainya dan setelah melihat kejadian itu semua. Ia pun langsung pergi begitu saja.



To Be Continue......... 





Epilogue:

Akibat serangan Berserker yang di terima Lancer. Lancer pun hanya bisa berlutut setelahnya.

Melihat Saber yang berada dihadapannya beberapa senti, ia pun hanya bisa tersenyum tipis seraya tertunduk.

“Hmph. Lakukanlah. Kau tau Saber... ada banyak waktu untuk kau menghabisiku sekarang juga” Ucap Lancer

Saber pun hanya terdiam dan mengulurkan tangannya.

“Berdirilah Lancer. Untuk saat ini, lakukanlah apa yang menjadi tugasmu saat ini” Ucap Saber

“.........Aku tidak mengerti Saber. Tapi..... untuk apa kau melakukan ini semua?” Tanya Lancer

“Kau tau.... kau sama saja menyia nyiakan peluangmu begitu saja.”

“Kau sudah berusaha sekuat tenaga untuk melindungi mastermu dari Berserker kan? Bahkan kau mau menghadapinya sendirian, walau dalam kondisi kelelahan dan terluka akibat pertarungan sebelumnya.” Ucap Saber

“Itu sudah cukup menjelaskan, bahwa pedangku ini tidak akan memotongmu sampai ia benar benar menghadapi pertempuran yang sesungguhnya”

Lancer pun hanya terdiam mendengar respon Saber dan tersenyum tipis

“Hmph. Begitu ya...” Ucap Lancer yang menerima uluran tangan Saber dan berdiri

Lancer pun mulai berjalan melewati Saber dan berhenti seketika itu juga

“Kau tau Saber........ aku akan mengingat ini semua. Tapi untuk selanjutnya, bersiaplah........ Karena aku tidak akan segan segan mengerahkan seluruh kekuatanku pada saat itu juga” Ucap Lancer

“Ya. Aku juga berpikiran yang sama seperti itu, Lancer.” Ucap Saber.

Keduanya pun pergi kearah berlawanan. Dan pertempuran sengit yang berada di taman kota tersebut akhirnya selesai.

Jumat, 22 Juni 2018

Chapter 3

Before Started:
Sesuai janjinya, Chapter 3 update hari ini. 
R: Tumben.....
A: Uruse...! :v

Soalnya besok saya mau pergi lagi sih, jadinya takut gak ke update update buat chapter 3. So.... Enjoy~...

Oh ya.... kalau yang buat bingung soal gender dari setiap karakter.... nih saya kasih tau deh....

Nb: di setiap cerita kalau sedang dalam adegan muncul seseorang, kalau itu cuma:
- 'Muncul "seorang" memakai (...)': Itu menandakan bahwa dia itu cowok/laki laki; Akan tetapi kalau...
- 'Muncul "seorang perempuan" sedang (...)': Itu menandakan bahwa dia itu perempuan (R: Ya iyalah nih author gajel bet, masa kalo muncul seorang perempuan, dianya cowok. A: Uruse! :v)

So.... langsung aja~.....




Chapter 3: The Fatal Battle

Time terkejut melihat sosok perempuan tersebut yang ternyata adalah, perempuan berambut orange panjang yang waktu itu ia sempat bertemu dan hampir bertengkar dengannya.

“K-kau!” Ucap Time yang hampir berteriak seraya menunjuk kearahnya

Perempuan tersebut pun melihat ke arah Time

“Hmph! Aku saat ini tidak ada waktu berdebat denganmu, yang jelas.... Bukannya aku ingin menyelamatkanmu atau apa, hanya saja aku tidak suka ketika melihat Mike menindas orang yang lebih lemah dan tidak tau apa apa seperti dirimu.” Ucap perempuan tersebut yang membuang mukanya

“Kau ngajak berantem ya...?” Ucap Time jengkel

“Fufufufu.... Hahahaha.... siapa sangka ternyata itu kau Ashley! Yaaah..... Lagipula...., untuk apa kau repot repot melindungi sampah sepertinya hah? Itu akan membuang buang waktumu.” Ucap Mike

“Terlebih lagi, servantmu terlihat kuat. Bagaimana kalau kau bergabung denganku? Dengan begitu kita bisa.......” Ucap Mike terputus

“Diam!” Teriak Ashley yang membuat Mike terkejut

“Sampai mati pun, aku tidak akan sudi bergabung dengan pecundang seperti dirimu!”

“Apa yang kau bilang hah!?” Ucap Mike kesal

“Orang sepertimu seharusnya mati saja di dasar neraka sana! Saber!” Teriak Ashley

Orang bersorban yang tadinya menyelamatkan Time pun langsung muncul didepan Ashley dan meluncur kearah Mike.

“Tch! Kau akan menyesali ini semua Ashley! Karena berani menentangku! Lancer!” Teriak Mike

Lancer pun langsung muncul didepan Mike dan meluncur kearah Ashley.

Keduanya saling bertemu dan mereka pun langsung menyerang satu sama lain dengan sangat cepat.

Akan tetapi Saber lebih unggul dan berhasil membuat Lancer membuka celah cukup besar. Saber mencoba mengambil peluang tersebut dengan langsung mengayunkan pedangnya kebawah.

Melihat hal tersebut, Lancer pun langsung mundur beberapa meter untuk menghindarinya. Dan ia pun langsung menancapkan tombaknya ketanah.

Seketika itu juga pijakan disekeliling Lancer menjadi beku, dan tiba tiba saja dibelakangnya muncul 3 pilar es yang kemudian berubah bentuk menjadi naga cina dan mencoba menyerang Saber.

Saber pun mencoba menghindarinya satu persatu. Karena naga tersebut langsung menuju ketanah dan menghantamnya, naga tersebut pun hancur seketika itu juga.

Tiba tiba saja, satu naga es lagi pun muncul dan mencoba menyerang Saber, kali ini Lancer pun menungganginya. Sekali lagi, naga tersebut menghantam ketanah dan Saber pun menghindarinya.

Akan tetapi, Lancer pun mencoba mengambil kesempatan tersebut dengan langsung melompat sebelum naga tersebut menghantam ketanah dan langsung berputar beberapa kali dan menghantamkan tombaknya ke Saber.

Saber pun menahan serangannya dan mencoba mendorong mundur Lancer dengan mengayunkan pedangnya keatas dengan sekuat tenaga.

Keduanya membuka celah, akan tetapi Lancer pun langsung berputar lagi dan menghantamkan tombaknya ketanah.

Sebelum tombaknya menghantam tanah, Saber pun langsung mundur beberapa meter untuk menghindarinya.

Tidak sampai disitu, sesampainya mendarat ditanah, Lancer pun langsung menyiapkan kuda kudanya, menempatkan tombaknya kebelekang lalu berputar 360 derajat dan langsung mengayunkan tombaknya ke atas.

Dari ayunannya tersebut, tiba tiba saja terbentuk gelombang es yang sangat besar dari tanah yang bergerak maju kearah Saber.

Saber pun mencoba menghindarinya dengan mundur kebelekang. Akan tetapi gelombang es tersebut masih saja mengejarnya dan membuatnya terus berlari untuk menghindarinya.

“Hmph. Tidak ada habisnya ya...?” Ucap Saber sambil berlari

Tiba tiba saja, Lancer pun muncul tepat diatas dengan posisi tombaknya yang mengarah padanya dan langsung meluncur, menghantam ke arah Saber. Dan dari hantaman Lancer tersebut tiba tiba muncul gelombang es yang besar disekelilingnya yang membentuk duri raksasa.

DUM!

Saber pun menghindari serangan tersebut tepat waktu. Akan tetapi Lancer langsung meluncur kearahnya dengan mata pisau tombaknya yang mengarah tepat kearahnya.

Melihat hal tersebut, Saber pun langsung berputar 360 derajat kearah kanan lalu agak menunduk dan langsung mengayunkan pedangnya keatas, tepat ke arah tombaknya.

TRANG!

Lancer pun membuka celah dan refleks, ia pun langsung mundur beberapa meter. Akan tetapi Saber melakukan serangan balasan dengan langsung meluncur kearahnya dan menyerangnya beberapa kali, secara jarak dekat.

Lancer pun tidak berdaya begitu diserang dengan jarak yang begitu dekat dan yang hanya bisa ia lakukan hanyalah menangkis seluruh serangan Saber yang dilancarkan.

Saber pun berputar lagi dan kali ini ia mengayunkan pedangnya keatas dengan sekuat tenaga dan membuat Lancer membuka celah.

Hal tersebut dimanfaatkan Saber untuk menyerangnya lagi.

Dalam posisi pedang yang menghadap keatas, pedang Saber pun bercahaya

“HAAAAAAA!” Teriak Saber yang kemudian langsung mengayunkan pedangnya kebawah dengan sangat cepat.

BUM!

Hantaman tanah yang cukup kuat pun terjadi, dan Time pun hanya bisa mematung melihat itu semua. Seakan akan, ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat.

‘Apa....! Apa yang barusan itu!? Gerakan itu.....!, serangan itu....!, dan juga kekuatan itu......!, itu...... itu bukanlah berasal dari manusia biasa! Hanya manusia super yang bisa bergerak secepat dan setangkas seperti itu!’ Batin Time Shock

‘Si-siapa mereka sebenarnya? Dan apa yang terjadi disini?’

Melihat Saber dan Lancer sibuk dengan urusan mereka. Cassandra pun langsung menghampiri Time.

“Time! A-ayo kita pergi dari sini!” Ucap Cassandra yang ingin membantu Time berdiri

“Tunggu dulu! Sebenarnya~...., siapa kau?” Tanya Time

“Eh?! A-apa yang kamu bicarakan Time? I-ini aku, Cassandra” Ucap Cassandra

“Tidak~. Maskduku, sebenarnya siapa kalian ini?” Tanya Time

“Mereka berdua bertarung layaknya manusia super! Kalau mereka manusia biasa, pastinya mereka tidak bergerak secepat dan sekuat itukan? Dan lagi....... ketika kamu bertarung salah satu dari mereka, kamu tidak gentar sama sekali dan seolah olah mengatakan kalau kamu sudah pernah menghadapi ini sebelumnya”

“Cepat katakan, apa yang sebenarnya terjadi disini?”

Cassandra pun hanya tertunduk murung seraya membuang wajahnya.

“Jawab aku Cassandra!” Ucap Time yang agak berteriak seraya memegang kedua pundak Cassandra dan agak mengguncangnya sedikit

“Se-sebaiknya~...., kamu tidak tau ini semua Time” Ucap Cassandra

“Kalau kamu mengetahui ini semua...... Bisa bisa nyawamu yang akan terancam Time”

“A-apa maksudnya?” Tanya Time terkejut

Cassandra pun langsung terdiam kembali.

Saber dan Lancer pun masih bertarung satu sama lain dan keadaannya masih sama seperti tadi, yang mana Saber terus menyerangnya dengan jarak dekat dan Lancer pun hanya bisa menahannya.

.

Sementara itu disisi lain taman

Terdapat seorang perempuan yang begitu melihat pertempuran Saber dan Lancer dibalik balik pohon.

“(Menyeringai) Bunuhlah mereka~” Ucap perempuan tersebut

Disebelah perempuan tersebut, terdapat bayangan seseorang yang ukurannya jauh lebih besar dibandingkan perempuan tersebut dan orang tersebut pun hanya mendengus lalu melompat sangat tinggi, menuju tempat Saber dan  Lancer bertarung.

.

TRANG!

“Urgh!” Ucap Lancer yang terpental beberapa senti akibat serangan yang dilancarkan Saber

“HAAAAA!” Teriak Saber yang dari langit mencoba menghantamkan pedangnya kearah Lancer

TRANG!

Lancer pun menahan hantamannya tersebut. Akibatnya senjata mereka pun teradu.

“Hancurlah....” Ucap Saber

“!!!” Reaksi Lancer begitu melihat pedang Saber mengeluarkan Cahaya putih yang sangat terang disertai gelombang angin yang cukup kuat

BUM!

Hal tersebut membuat Lancer terpental beberapa meter, tepat ketempat Mike berada.

Lancer pun membedirikan tombaknya sebagai tumpuannya dan berlutut. Melihat hal tersebut, Mike pun terkejut.

“Mustahil dia........ Tch! Oi! Servant tidak berguna! Mau sampai kapan kau seperti itu hah!” Teriak Mike

“Bangunlah dasar bodoh! Dan kalahkan mereka!”

Lancer pun hanya bisa terdiam seraya mempertahankan posisinya tersebut

“........Sialan....  kalau seperti ini.... bukannya aku jadi terlihat lemah di mata mereka...” Ucap Mike panik

“Menyerahlah! Jika kau melakukan lebih dari ini, itu akan membuang buang nyawamu dan servantmu begitu saja. Lebih baik..... kau pergi dari tempat ini! Daripada kau mati dengan konyol disini!” Ancam Ashley yang menatapnya dengan tajam

“Servant? Maksudnya....?” Ucap Time kebingungan yang mencoba berdiri dan ingin menghampiri Ashley

Cassandra pun tiba tiba saja merasakan firasat yang buruk begitu saja.

“(Gasp)!!! Time! Ayo kita pergi dari sini sekarang juga! Kalau tidak......” Teriak Cassandra yang memegang tangan Time dan mencoba untuk menghentikannya tapi....

BUM!

Semua orang yang berada ditaman tersebut dikejutkan oleh seseorang yang mendarat ketanah dengan sangat kuat, sehingga mengeluarkan gelombang angin yang cukup kuat dan membentuk kawah yang cukup lebar.

Seluruh orang yang ada disana pun melindungi wajahnya dari kuatnya gelombang angin yang diciptakan dengan lengannya.

“Ugh! A-apa yang.....?” Ucap Time

“Woaaaaaah!” Teriak Mike

“U-Ugh...!” Ucap Ashley

Gelombang angin pun berhenti dan semua orang yang disana pun mencoba melihat kearah gelombang angin tersebut berasal.

Dan...... dibalik asap pun, muncul seseorang berbadan besar yang sedang berlutut seraya memegang tombaknya yang didirikan.

Orang tersebut kemudian berdiri dan meraung dengan sangat keras

“GRAAAAAAAAGH!!!!”

“(Gasp)! Apa itu... Berserker!?” Ucap Ashley terkejut

Terlihat orang tersebut memakai baju perang samurai berwarna silver dan memakai helm bertanduk rusa yang menutupi seluruh kepalanya.

“!!!............La-Lancer! Cepatlah kita mundur dari si........!” Teriak Mike terputus begitu......

.

“(Menyeringai) Bunuhlah dia” Ucap seorang perempuan yang bersembunyi dibalik balik pohon

.

Dalam sekejap Berserker sudah berada beberapa senti didepan Mike dan bersiap siap mengayunkan tombaknya yang besar tersebut.

“Woa~....!” Teriak Mike yang tidak sempat berteriak karena......

DUAR!

Tombak tersebut sudah menghantamnya duluan.

.

Mike pun pingsan di tempat dan serangan dari Berserker pun berhasil ditangkis oleh tombaknya Lancer. Yang mana tombaknya Berserker sudah sejengkal dari jarak Mike pingsan ditempat.

Lancer pun mengayunkan tombaknya sekuat tenaga keatas dan membuat Berserker membuka celah yang lumayan besar.

Lancer pun memutar tombaknya mengarahkan mata pisau tombaknya kedepan, tepat kerah Berserker dan langsung menusuknya kedepan dengan cepat.

Akan tetapi dengan cepat Berserker menghindarinya dengan menghadap kesamping. Lancer pun lumayan terkejut melihat hal tersebut.

Tidak sampai disitu, Lancer langsung memutar tombaknya keatas dan langsung mengayunkan tombaknya kebawah dan membuat Berserker mundur beberapa meter untuk menghindarinya lagi.

Lancer pun mencoba mengejarnya seraya terus mengayunkan tombaknya berkali kali. Akan tetapi dengan mudahnya Berserker menghindari setiap serangan yang dilancarkan Lancer.

‘Cepatnya~!’ Batin Lancer yang terkejut

Lancer terus menyerang dan pada akhirnya ia menusukkan tombaknya ketanah dan membuat Berserker mundur beberapa meter.

Tiba tiba saja dari tombaknya, muncul gelombang es yang bergerak maju kearah Berserker.

Berserker pun hanya bisa membuat kuda kuda dengan menekukkan kedua kakinya dan kemudian ia pun melompat dengan sangat tinggi kearah Lancer, menghindari gelombang es tersebut.

Dalam keadaan melayang, Berserker pun langsung berputar seraya meraung dan menghantamkan tombaknya kearah Lancer.

BUM!

Lancer pun mundur beberapa meter untuk menghindari serangannya tersebut. Akan tetapi, tiba tiba saja Berserker dengan cepat meluncur, muncul dari balik asap dan langsung mengayunkan tombaknya kearah Lancer.

Lancer yang dikejutkan olehnya, hanya bisa menahannya dengan tombaknya seraya ikut terdorong olehnya

‘Apa?!’ Batin Lancer

Berseker pun hanya bisa meraung seraya mengayunkan tombaknya dengan sangat kuat dan membuat Lancer terpental kebelakang cukup jauh.

Tidak hanya itu, Berserker langsung muncul dibelakang Lancer yang sedang terpental dan mengayunkan tombaknya keatas dan membuat Lancer terpental keatas.

Dan sekali lagi, Berserker langsung muncul diatasnya Lancer dan mengayunkan tombaknya kebawah cukup kuat dan membuat Lancer langsung menghantam tanah begitu saja.

“!!!..... Apanya yang Berserker kalau seperti itu hah!? Mana mungkin Berserker bisa bergerak secepat itu!” Protes Ashley

Berserker pun melihat kearah Time dan Cassandra, dan kemudian ia langsung berlari dengan sangat cepat kearahnya.

Melihat hal tersebut Cassandra pun langsung meluncur kearah Berserker

“Cassandra! Ja.......” Teriak Time yang terputus begitu.... Berserker tiba tiba saja muncul dibelakangnya begitu saja dan mulai mengayunkan tombaknya

“(Gasp)! Time!” Teriak Cassandra yang melihat kebelakang

Berserker pun mengayunkan tombaknya dan itu pun membuat Time menutup matanya

“Woaaaaah!” Teriak Time

.

Sementara itu di atas dahan pohon

“Lakukan sekarang!” Ucap seseorang

“(Menyeringai) Di mengerti....” Ucap orang yang satunya lagi dan bersiap siap membidik kearah Time.



To Be Continue.......