.
Before Started
Sebelumnya maaf ya karena telat/lama updatenya dikarenakan dari kemarin saya pergi terus. Jadinya.... baru bisa update sekarang deh. Hehehehe~ (Digebuk para reader)
Tapi.... untuk Chapter yang selanjutnya bakalan diusahain kok buat Updatenya cepet (Itupun kalau saya tidak pergi pergi lagi ya..). Jadi.... Enjoy untuk Fate/Over Phantasm Chapter 2
See you~
R: Ngomongnya sih gitu.... tapi biasanya sih... gak bakalan dilakuin dan ditinggalin gitu aja. Kebiasaan Author gajel
A: Alig :v
.
Chapter 2: Protection Of The Gods
“Yo,
Tigrerly. Sebelum memulai ini semua, ada satu hal yang ingin kutanyakan padamu”
Ucap Mike
.
“Apa
kau mau mati demi aku?” Tanya Mike
“Eh?”
Respon Time yang terkejut
‘Time!
Awas! Di belakangmu!’ Suara seseorang yang terdengar seperti teriak di dalam
kepala Time
Refleks
Time pun melihat kebelakang dan....
Time
pun dikejutkan oleh seseorang yang memiliki kulit merah, berjenggot panjang,
berpakaian perang cina serba hijau, berbadan besar dan memegang tombak naga
berwarna hijaunya, sedang bersiap siap mengayunkan tombaknya kesamping
“Woaaaah!”
Teriak Time yang langsung terjatuh seraya menutup matanya
Di
karenakan Time langsung terjatuh. Otomatis, ayunan tombak orang tersebut pun
tidak jadi mengenainya.
“Tck!
Apa yang kau lakukan Lancer!? Cepatlah bunuh dia!” Teriak Mike
“(Gasp)!
Apa maksudmu dari semua ini Mike!!!?” Teriak Time
“Diamlah...
aku tidak punya banyak waktu berdebat dengan sampah sepertimu. Dan sekarang...,
enyahlah dari dihadapanku, Tigrerly!” Ucap Mike
Lancer
pun memutar tombaknya dan bersiap siap menyerang Time dengan mengayunkan
tombaknya dari atas.
‘Gawat!
Kalau seperti ini terus, bisa bisa aku terbunuh. Kalau begitu....’ Batin Time
Time
pun mencoba memejamkan kedua matanya
‘Mempelajari
struktur lama.... berhasil! Mengubah komponen komponen lama menjadi baru....
lakukan! Tulislah kembali apa yang sudah ada menjadi sesuatu yang baru.....
yang dapat berguna bagi siapapun itu juga......’ Batin Time
Tidak
lama setelah itu muncul lingkaran sihir biru disertai gelombang energi biru
yang sangat besar disekeliling Time.
“Re.....write!”
Teriak Time
Cahaya
biru keluar dari lingkaran sihir tersebut yang membentuk pilar disekeliling
Time.
BUM!
Time
pun dengan cepat berhasil menghindari serangan tersebut dengan melesat kesamping
dengan sangat cepat.
‘Berhasil!’
Batin Time
Akan
tetapi, tanpa sadar Lancer pun sudah berada didepannya dan juga sedang meluncur
kearah yang sama dengan Time dan langsung mengayunkan tombaknya kesamping.
Refleks
Time pun langsung menghindarinya dengan mundur kebelakang seraya melakukan
backflip berkali kali.
DEG!
‘Ugh!
Gawat! Aku terlalu lama menggunakan sihirku jadinya....’ Batin Time yang
memegang kepalanya kesakitan
“Kau
lengah....” Ucap Lancer yang tiba tiba berada di belakangnya
Sebelum
menyadarinya, Lancer pun sudah menendang Time kedepan dengan sangat kuat dan
membuatnya terpental sangat jauh.
BUK!
“Woaaaaah!”
Teriak Time yang terguling beberapa kali dan pada akhirnya terseret beberapa
meter.
Time
mencoba berdiri dan memegang pundak kanannya yang terluka seraya melihat
kedepan kembali, akan tetapi Lancer dengan cepat meluncur kearahnya.
‘(Gasp)!
Sekali lagi! Rewrite!’ Batin Time seraya menyilangkan tangannya kedepan
Dalam
sekejap terdapat sirkuit sihir disekitar kedua tangan Time tersebut.
Akan
tetapi Lancer pun langsung memutar tombaknya dan mengarahkannya kedepan tepat
kearah Time dan langsung menusuknya kedepan dengan sangat kuat.
PRANG!
Karena
saking kuatnya serangan yang dilancarkan oleh Lancer.
Sihir
yang berada disekitar tangan Time pun pecah begitu saja dan membuat Time
terpental sekali lagi
“Woaaaaah!”
Teriak Time yang terpental beberapa senti
.
DEG!
“Uaaaaaargh!!!”
Teriak Time yang memegang kepalanya, kesakitan seraya menggeliat
“Bagus....!
Memang seharusnya seperti itu! Tigrerly! Dan sekarang..... matilah dihadapanku
sekarang juga!” Teriak Mike
Lancer
pun memutar tombaknya lalu berjalan pelan kearah Time dengan bersiap siap
melancarkan serangan selanjutnya.
‘Ukh!
Kepalaku..... sakit..... sakit..... sakit sekali! Sialan.... ini gara gara aku
memakai sihirku terlalu banyak jadinya.... Ugh! Uaaaargh!’ Batin Time kesakitan
Time
pun mencoba bergerak, akan tetapi tidak bisa karena merasakan sakit yang luar
biasa di kepalanya.
‘Sialan.....!
Apa sampai disini saja perjuanganku selama ini? Tapi........’ Batin Time yang
sadar akan sesuatu
‘......!!!
Benar juga....., seharusnya aku sudah tau semua ini dari awal. Tapi.... dunia
memanglah seperti itu.....’
‘Tidak
ada yang mudah dan juga instan didunia ini.’
‘Dunia
ini dibuat memang bertujuan untuk membuat orang orang lain menderita.’
‘Begitu
juga dengan orang orang didalamnya.’
‘Begitu
ia memiliki pangkat dan kekuatan lebih tinggi dari orang itu. Mereka akan
dengan mudahnya menindas orang tersebut dan berbuat seenaknya.’
‘Seharusnya....
aku menyerah saja dari awal dan mengakhiri semua kehidupan yang telah kujalani
selama ini’
‘Tapi......’
‘Entah
kenapa......., ada satu pertanyaan yang membuatku bingung selama ini!’
‘Kenapa?
Kenapa aku ingin bertahan sampai saat ini? Jika aku membenci seluruh yang ada
didunia ini, kenapa aku tidak mengakhirinya dari awal? Apa yang sebenarnya
kupikirkan selama ini....?’
- Blackout end -
- Flashback -
“Ta,
tapi janji ya. Kalau kamu nanti akan langsung pulang!” Ucap Cassandra yang
menatap Time khawatir
Time
pun hanya tersenyum dan kemudian ia memegang kepala Cassandra dan mengelusnya
“Iya,
aku janji kok” Ucap Time seraya tersenyum
- Flashback End -
‘Cassandra......’
Batin Time yang mengingat Cassandra begitu saja
.
.
.
.
‘(Gasp)!!!.....
Benar juga.....! Karena dia.....! Karena dia, aku mau bertahan sampai saat ini!
Meskipun aku tau bagaimana kejamnya dunia, tapi.... dialah.... dialah satu
satunya yang membuatku lupa akan kebencianku selama ini terhadap dunia dan
terus mendorongku untuk melangkah maju.’
‘Aku....
aku ingin sekali bertemu dengannya lagi! Aku ingin sekali bertemu dengannya
walau hanya sekali. Aku...... tidak boleh menyerah begitu saja!’
Time
pun mencoba berdiri walau masih merasakan kesakitan di kepalanya.
“Tch!
Menyerahlah! Tidak ada gunanya kau mencoba bertahan lagi! Menyerahlah dalam
keputus asaanmu sendiri! Tigrerly!” Ucap Mike
Lancer
pun memutar tombaknya dan langsung meluncur kearah Time dengan cepat
“Tch!
Enak saja kalau aku mau menyerah begitu saja. Meskipun begitu.... ada satu
janji yang harus kutepati saat ini. Sampai semuanya terpenuhi......” Ucap Time
yang mengingat Cassandra di setiap perkataannya
“.....Sampai
aku bertemu dengannya sekali lagi......”
“......Aku.....”
Tatapan
Time pun menjadi tajam
“........TIDAK
AKAN MENYERAH BEGITU SAJA!” Teriak Time
Lancer
pun sudah berada beberapa senti dari Time dan mulai mengayunkan tombaknya.
Time
pun menutup matanya dan.....
.
TRANG!
Suara
keras pun terdengar didekat Time dan tidak lama setelah itu, Time pun merasakan
tekanan angin yang cukup kuat didepannya. Dan ketika ia mencoba membuka matanya
perlahan
“(Gasp)!!!”
Reaksi Time begitu melihat Cassandra yang berada didepannya dan menahan
serangan dari Lancer dengan bola kristalnya.
Karena
serangan yang dilancarkan tertahan, Lancer pun mundur beberapa meter dari
posisi semula.
“Ca-Cassandra?....”
Ucap Time yang terkejut
“Akan
kujelaskan semuanya nanti. Yang jelas....., cepatlah pergi dari sini Time!”
Ucap Cassandra yang tatapannya menjadi serius
Cassandra
pun pada saat itu berbeda dari yang sebelumnya yang mana ia sekarang memakai bra
dan rok panjang berwarna putih, disertai mahkota diatas kepalanya dan juga
terdapat bola kristal yang melayang ditangan kanannya.
“Ho....!”
Ucap seseorang yang memakai topi dan jubah dari atas dahan pohon yang awalnya
ingin membidik dan menembakkan senapannya. Akan tetapi tidak jadi.
“Tck!
Seorang servant kah?” Ucap Mike terkejut
“Heh!
Bagus sekali...., dari awal aku ingin sekali melihat pertempuran para servant.”
“Lancer!
Kalahkan dia! Tunjukanlah apa yang terjadi jika ia berani menentang salah satu
dari class ksatria!”
Lancer
pun memutar tombaknya dan mulai meluncur kearah Cassandra
“Awas!
Menjauhlah dari situ, Cassandra! Orang itu bukanlah manusia biasa! Jika kau
berhadapannya bisa bisa kau....!” Teriak Time terputus
Ketika
sudah berada didekatnya, Lancer pun langsung mengayunkan tombaknya kesamping.
“Cassandra!”
Teriak Time
“Dewa,
tolong lindungilah aku....” Ucap Cassandra yang berdoa seraya menyatukan kedua
tangannya dan meletakkanya didepan dadanya seraya tertunduk
Seketika
itu juga muncul gelombang angin yang sangat kuat dan mencoba membuat Lancer
terdorong kebelakang
WUUUUUUSH!
‘Ugh...’
Batin Lancer yang mencoba menahannya
Akan
tetapi karena saking kuatnya angin tersebut, ia pun langsung terpental begitu
saja dan terseret kebelakang beberapa meter.
Lancer
mencoba mengembalikan posisi kuda kudanya dan bersiap menyerang balik, akan
tetapi pandangannya teralihkan begitu ada petir yang muncul dari atas langit
dan mencoba menyambarnya.
DUAR!
Lancer
pun menghindarinya. Tidak sampai disitu saja, petir tersebut muncul beberapa
kali tepat diatasnya dan mencoba menyambarnya terus.
Lancer
mencoba menghindari sambaran sambaran tersebut. Sampai akhirnya, gerakannya pun
terhenti begitu kakinya pun terjepit oleh tanah yang tiba tiba muncul keatas
dan menahan kakinya.
Tidak
lama setelah itu, petir tersebut muncul kembali dan kali ini petir tersebut
berhasil menyambarnya.
Lancer
pun berlutut dengan membedirikan tombaknya sebagai tumpuan. Hal tersebut
membuat Mike cukup terkejut
‘Tidak
mungkin....! Ba-bagaimana dia bisa.....’ Batin Mike terkejut
“Tck!
Apa yang kau lakukan Lancer!? Cepatlah bangun dasar tidak berguna! Dan cepatlah
kalahkan dia!”
Lancer
pun mencoba berdiri, tapi sebelum ia menyiapkan kuda kuda. Di sekeliling
Cassandra pun sudah muncul lautan api yang menggulung gulung.
Cassandra
pun merentangkan tangan kirinya kedepan dan membuat lingkaran api, lalu ia
mengayunkan tangan kirinya kesamping.
Dari
lingkaran api tersebut muncul bola api yang mencoba menyerang Lancer.
BUM!
Lancer
menghindarinya. Akan tetapi, tidak sampai disitu saja, bola api tersebut terus
muncul dari lingkaran api tersebut dan mencoba menyerangnya.
BUM!
BUM! BUM!
Bola
api demi bola api dilancarkan dan itu pun membuat Lancer terus mencoba
menghindarinya satu persatu.
Pada
serangan bola api terakhir, Lancer pun hampir terkena serangan tersebut, dan
akibat ledakan yang dihasilkan, ia pun jadi terseret kesamping. Akan tetapi, ia
mengambil peluang tersebut untuk melancarkan serangannya.
Lancer
langsung memegang tombaknya dengan kedua tangan, menyiapkan kuda kudanya
dan.....
“Membekulah.....”
Ucap Lancer yang tiba tiba saja tombaknya mengeluarkan hawa dingin
Lancer
langsung berputar dan mengayunkan tombaknya secara 360 derajat. Dari tombaknya
tersebut, muncul gelombang angin dingin yang sangat besar dan mengenai seluruh
area disekeliling Lancer.
WUSH!
Seketika
itu juga seluruh area sekitar Lancer menjadi membeku.
.
Suasana
pun hening, sampai......... Lancer dikejutkan dengan adanya beberapa bola es
raksasa yang melaju kearahnya.
Lancer
pun menghancurkan bola bola es tersebut dengan beberapa manuver dan dibola es
terakhir ia pun berputar dan mengayunkan tombaknya. Sampai......
Ia
pun dikejutkan oleh gelombang es yang muncul dari tanah dan tepat mengarah
kehadapannya.
Lancer
pun terkena serangan tersebut dan terdorong kebelakang sekali lagi lalu
membuatnya berlutut.
Ketika
ia melihat kedepan ternyata.......
Area
disekitar Cassandra dan Time lah yang tidak membeku sama sekali, begitu juga
dengan mereka. Hal tersebut membuat Lancer pun terkejut.
“Kekuatan
ini..... kekuatan mengendalikan 5 elemen, akan tetapi kau tidaklah sepenuhnya
mengendalikan elemen tersebut” Ucap Lancer
“Ya.
Perlindungan para dewa. Dalam keadaan bahaya dan terancam sekali pun, para dewa dan
juga alam alam disekitarku akan senantiasa melindungiku dari bahaya tersebut”
Ucap Cassandra
“Hmph!
Begitu ya. Kekuatan yang sangat hebat sekali yang kamu punya itu” Ucap Lancer
tersenyum
“E-ehehehe
terima kasih” Ucap Cassandra
“Tch!
Apa yang kau lakukan hah!? Dasar servant tidak berguna! Tugasmu adalah
mengalahkannya! Bukannya malahan mengobrol seperti itu! Dasar bodoh!” Teriak
Mike kesal
“.......Kalau
seperti ini terus, kau tidak memberiku pilihan lain.”
Mike
pun mengeluarkan bukunya dan kemudian ia merapalkan mantra seraya merentangkan
tangan kirinya kedepan.
Tidak
lama setelah itu, lingkaran sihir ungu muncul dipijakannya
“Bind!”
Teriak Mike
Tiba
tiba saja beberapa lingkaran sihir yang sama seperti Mike muncul di sekeliling
Time dan mengeluarkan rantai yang mengikat Time begitu saja dalam posisi
berdiri.
“Ugh...,
a-apa yang?...” Ucap Time terputus begitu tiba tiba saja ada listrik yang
muncul dari lingkaran sihir tersebut dan menyambarnya
“A-AAAAAAAAAAARGH!”
“Time!”
Teriak Cassandra yang kaget dan mencoba menghampiri Time
Akan
tetapi, tanpa sadar kakinya Cassandra sudah terikat oleh sihir yang sama
seperti Mike keluarkan tadi dan membuatnya terjatuh begitu saja.
“Kyaaa!”
Tidak
lama setelah itu, muncul lingkaran sihir disekeliling Cassandra dan membuatnya
terikat dalam posisi tiduran.
Listrik
pun berhenti menyambar Time dan itu pun membuat Time lemas, tidak berdaya.
‘!!!.....
A-aku, aku tidak bisa mengeluarkan sihirku!’ Batin Cassandra
“Cih!
Dasar tidak berguna. Sampai sampai aku harus repot repot turun tangan untuk
menyelesaikan ini semua” Ucap Mike kesal
“Maafkan
aku, master” Ucap Lancer yang menundukkan kepalanya
“Hah~,
hah~, hah~, Ugh. Ca-Casandra~” Ucap Time
“Ah!
Sudahlah! Cepat kau bereskan si sampah itu dan kali ini jangan buang buang
waktu lagi, Lancer!” Ucap Mike yang melihat Cassandra dengan bejat
Lancer
pun sekali lagi memberi tunduk hormat dan ia pun memutar tombaknya dan mulai
meluncur kearah Time
“Time!”
Teriak Cassandra
Lancer
pun mengayunkan tombaknya, hal tersebut membuat Time menutup matanya seraya
membuang mukanya dan......
.
TRANG!
Sekali
lagi, suara keras pun berbunyi didekat Time dan ketika ia membuka matanya....
Time
dikejutkan oleh seseorang yang memakai sorban dan pakaian serba panjang
berwarna coklat dihadapannya dan sedang menahan serangan tombak dari Lancer
dengan pedangnya yang bengkok.
Orang
tersebut mencoba mendorong Lancer kebelakang dengan mengayunkan pedangnya
keatas, sekuat tenaga.
Lancer
pun terdorong kebelakang beberapa meter dari posisi semula dan kemudian, orang
tersebut berbalik kearah Time dan bersiap siap mengayunkan pedangnya kesamping.
“Tu,
tu, tunggu dulu! Apa yang akan kau......” Ucap Time terputus begitu orang
tersebut langsung mengayunkan pedangnya kesamping
“Woaaaaaaah!”
Teriak Time yang menutup matanya.
.
PRANG!
Seketika
itu juga, rantai yang mengikat Time hancur berkeping keping begitu saja.
Time
pun terjatuh lemas karena serangan listrik yang diterimanya barusan dan orang
tersebut membantu Time supaya tidak terjatuh begitu saja, dengan menggotongnya
dipunggungnya.
“......Terima
kasih~” Ucap Time
“Hmph.
Sama sama” Ucap orang tersebut yang tersenyum tipis.
“(Gasp)!!!
La-lagi...? Tch! Tapi bagaimana bisa ia menghancurkan rantaiku begitu saja
hah!?” Ucap Mike terkejut
Tiba
tiba saja disamping Cassandra terdapat seorang perempuan yang menggunakan sihirnya
untuk melepaskan Cassandra dari rantai tersebut.
“Kau
tidak apa apa?” Tanya perempuan tersebut yang mengulurkan tangannya
“U-um”
Ucap Cassandra mengangguk
Cassandra
pun menerima ulurannya dan kemudian berdiri.
“Siapa
kau!? Berani beraninya kau ikut campur dengan urusan kami!” Teriak Mike
“Siapa
aku....? Huh! Ternyata kau tidak berubah sama sekali ya, Mike. Masih saja
pecundang seperti biasanya” Ucap perempuan tersebut.
“Apa
yang kau bilang!?” Ucap Mike kesal
‘Tunggu
dulu..... itukan?!’ Batin Time terkejut yang melihat sosok perempuan yang ada
didepannya
Dan
itu adalah.....
To
Be Continue...........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar