Rabu, 20 Juni 2018

Chapter 2


.

Before Started

Sebelumnya maaf ya karena telat/lama updatenya dikarenakan dari kemarin saya pergi terus. Jadinya.... baru bisa update sekarang deh. Hehehehe~ (Digebuk para reader)

Tapi.... untuk Chapter yang selanjutnya bakalan diusahain kok buat Updatenya cepet (Itupun kalau saya tidak pergi pergi lagi ya..). Jadi.... Enjoy untuk Fate/Over Phantasm Chapter 2

See you~

R: Ngomongnya sih gitu.... tapi biasanya sih... gak bakalan dilakuin dan ditinggalin gitu aja. Kebiasaan Author gajel
A: Alig :v

.



Chapter 2: Protection Of The Gods

“Yo, Tigrerly. Sebelum memulai ini semua, ada satu hal yang ingin kutanyakan padamu” Ucap Mike

.

“Apa kau mau mati demi aku?” Tanya Mike

“Eh?” Respon Time yang terkejut

‘Time! Awas! Di belakangmu!’ Suara seseorang yang terdengar seperti teriak di dalam kepala Time

Refleks Time pun melihat kebelakang dan....

Time pun dikejutkan oleh seseorang yang memiliki kulit merah, berjenggot panjang, berpakaian perang cina serba hijau, berbadan besar dan memegang tombak naga berwarna hijaunya, sedang bersiap siap mengayunkan tombaknya kesamping

“Woaaaah!” Teriak Time yang langsung terjatuh seraya menutup matanya

Di karenakan Time langsung terjatuh. Otomatis, ayunan tombak orang tersebut pun tidak jadi mengenainya.

“Tck! Apa yang kau lakukan Lancer!? Cepatlah bunuh dia!” Teriak Mike

“(Gasp)! Apa maksudmu dari semua ini Mike!!!?” Teriak Time

“Diamlah... aku tidak punya banyak waktu berdebat dengan sampah sepertimu. Dan sekarang..., enyahlah dari dihadapanku, Tigrerly!” Ucap Mike

Lancer pun memutar tombaknya dan bersiap siap menyerang Time dengan mengayunkan tombaknya dari atas.

‘Gawat! Kalau seperti ini terus, bisa bisa aku terbunuh. Kalau begitu....’ Batin Time

Time pun mencoba memejamkan kedua matanya

‘Mempelajari struktur lama.... berhasil! Mengubah komponen komponen lama menjadi baru.... lakukan! Tulislah kembali apa yang sudah ada menjadi sesuatu yang baru..... yang dapat berguna bagi siapapun itu juga......’ Batin Time

Tidak lama setelah itu muncul lingkaran sihir biru disertai gelombang energi biru yang sangat besar disekeliling Time.

“Re.....write!” Teriak Time

Cahaya biru keluar dari lingkaran sihir tersebut yang membentuk pilar disekeliling Time.

BUM!

Time pun dengan cepat berhasil menghindari serangan tersebut dengan melesat kesamping dengan sangat cepat.

‘Berhasil!’ Batin Time

Akan tetapi, tanpa sadar Lancer pun sudah berada didepannya dan juga sedang meluncur kearah yang sama dengan Time dan langsung mengayunkan tombaknya kesamping.

Refleks Time pun langsung menghindarinya dengan mundur kebelakang seraya melakukan backflip berkali kali.

DEG!

‘Ugh! Gawat! Aku terlalu lama menggunakan sihirku jadinya....’ Batin Time yang memegang kepalanya kesakitan

“Kau lengah....” Ucap Lancer yang tiba tiba berada di belakangnya

Sebelum menyadarinya, Lancer pun sudah menendang Time kedepan dengan sangat kuat dan membuatnya terpental sangat jauh.

BUK!

“Woaaaaah!” Teriak Time yang terguling beberapa kali dan pada akhirnya terseret beberapa meter.

Time mencoba berdiri dan memegang pundak kanannya yang terluka seraya melihat kedepan kembali, akan tetapi Lancer dengan cepat meluncur kearahnya.

‘(Gasp)! Sekali lagi! Rewrite!’ Batin Time seraya menyilangkan tangannya kedepan

Dalam sekejap terdapat sirkuit sihir disekitar kedua tangan Time tersebut.

Akan tetapi Lancer pun langsung memutar tombaknya dan mengarahkannya kedepan tepat kearah Time dan langsung menusuknya kedepan dengan sangat kuat.

PRANG!

Karena saking kuatnya serangan yang dilancarkan oleh Lancer.

Sihir yang berada disekitar tangan Time pun pecah begitu saja dan membuat Time terpental sekali lagi

“Woaaaaah!” Teriak Time yang terpental beberapa senti

.

DEG!

“Uaaaaaargh!!!” Teriak Time yang memegang kepalanya, kesakitan seraya menggeliat

“Bagus....! Memang seharusnya seperti itu! Tigrerly! Dan sekarang..... matilah dihadapanku sekarang juga!” Teriak Mike

Lancer pun memutar tombaknya lalu berjalan pelan kearah Time dengan bersiap siap melancarkan serangan selanjutnya.

‘Ukh! Kepalaku..... sakit..... sakit..... sakit sekali! Sialan.... ini gara gara aku memakai sihirku terlalu banyak jadinya.... Ugh! Uaaaargh!’ Batin Time kesakitan

Time pun mencoba bergerak, akan tetapi tidak bisa karena merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya.

‘Sialan.....! Apa sampai disini saja perjuanganku selama ini? Tapi........’ Batin Time yang sadar akan sesuatu

‘......!!! Benar juga....., seharusnya aku sudah tau semua ini dari awal. Tapi.... dunia memanglah seperti itu.....’


                     -          Blackout          -

‘Tidak ada yang mudah dan juga instan didunia ini.’

‘Dunia ini dibuat memang bertujuan untuk membuat orang orang lain menderita.’

‘Begitu juga dengan orang orang didalamnya.’

‘Begitu ia memiliki pangkat dan kekuatan lebih tinggi dari orang itu. Mereka akan dengan mudahnya menindas orang tersebut dan berbuat seenaknya.’

‘Seharusnya.... aku menyerah saja dari awal dan mengakhiri semua kehidupan yang telah kujalani selama ini’

‘Tapi......’

‘Entah kenapa......., ada satu pertanyaan yang membuatku bingung selama ini!’

‘Kenapa? Kenapa aku ingin bertahan sampai saat ini? Jika aku membenci seluruh yang ada didunia ini, kenapa aku tidak mengakhirinya dari awal? Apa yang sebenarnya kupikirkan selama ini....?’
             
                         -           Blackout end   -



                         -         Flashback        -

“Ta, tapi janji ya. Kalau kamu nanti akan langsung pulang!” Ucap Cassandra yang menatap Time khawatir

Time pun hanya tersenyum dan kemudian ia memegang kepala Cassandra dan mengelusnya

“Iya, aku janji kok” Ucap Time seraya tersenyum 

                        -       Flashback End                        -


‘Cassandra......’ Batin Time yang mengingat Cassandra begitu saja

.

.

.

.

‘(Gasp)!!!..... Benar juga.....! Karena dia.....! Karena dia, aku mau bertahan sampai saat ini! Meskipun aku tau bagaimana kejamnya dunia, tapi.... dialah.... dialah satu satunya yang membuatku lupa akan kebencianku selama ini terhadap dunia dan terus mendorongku untuk melangkah maju.’

‘Aku.... aku ingin sekali bertemu dengannya lagi! Aku ingin sekali bertemu dengannya walau hanya sekali. Aku...... tidak boleh menyerah begitu saja!’

Time pun mencoba berdiri walau masih merasakan kesakitan di kepalanya.

“Tch! Menyerahlah! Tidak ada gunanya kau mencoba bertahan lagi! Menyerahlah dalam keputus asaanmu sendiri! Tigrerly!” Ucap Mike

Lancer pun memutar tombaknya dan langsung meluncur kearah Time dengan cepat

“Tch! Enak saja kalau aku mau menyerah begitu saja. Meskipun begitu.... ada satu janji yang harus kutepati saat ini. Sampai semuanya terpenuhi......” Ucap Time yang mengingat Cassandra di setiap perkataannya

“.....Sampai aku bertemu dengannya sekali lagi......”

“......Aku.....”

Tatapan Time pun menjadi tajam

“........TIDAK AKAN MENYERAH BEGITU SAJA!” Teriak Time

Lancer pun sudah berada beberapa senti dari Time dan mulai mengayunkan tombaknya.

Time pun menutup matanya dan.....

.

TRANG!

Suara keras pun terdengar didekat Time dan tidak lama setelah itu, Time pun merasakan tekanan angin yang cukup kuat didepannya. Dan ketika ia mencoba membuka matanya perlahan

“(Gasp)!!!” Reaksi Time begitu melihat Cassandra yang berada didepannya dan menahan serangan dari Lancer dengan bola kristalnya.

Karena serangan yang dilancarkan tertahan, Lancer pun mundur beberapa meter dari posisi semula.

“Ca-Cassandra?....” Ucap Time yang terkejut

“Akan kujelaskan semuanya nanti. Yang jelas....., cepatlah pergi dari sini Time!” Ucap Cassandra yang tatapannya menjadi serius

Cassandra pun pada saat itu berbeda dari yang sebelumnya yang mana ia sekarang memakai bra dan rok panjang berwarna putih, disertai mahkota diatas kepalanya dan juga terdapat bola kristal yang melayang ditangan kanannya.

“Ho....!” Ucap seseorang yang memakai topi dan jubah dari atas dahan pohon yang awalnya ingin membidik dan menembakkan senapannya. Akan tetapi tidak jadi.

“Tck! Seorang servant kah?” Ucap Mike terkejut

“Heh! Bagus sekali...., dari awal aku ingin sekali melihat pertempuran para servant.”

“Lancer! Kalahkan dia! Tunjukanlah apa yang terjadi jika ia berani menentang salah satu dari class ksatria!”

Lancer pun memutar tombaknya dan mulai meluncur kearah Cassandra

“Awas! Menjauhlah dari situ, Cassandra! Orang itu bukanlah manusia biasa! Jika kau berhadapannya bisa bisa kau....!” Teriak Time terputus

Ketika sudah berada didekatnya, Lancer pun langsung mengayunkan tombaknya kesamping.

“Cassandra!” Teriak Time

“Dewa, tolong lindungilah aku....” Ucap Cassandra yang berdoa seraya menyatukan kedua tangannya dan meletakkanya didepan dadanya seraya tertunduk

Seketika itu juga muncul gelombang angin yang sangat kuat dan mencoba membuat Lancer terdorong kebelakang

WUUUUUUSH!

‘Ugh...’ Batin Lancer yang mencoba menahannya

Akan tetapi karena saking kuatnya angin tersebut, ia pun langsung terpental begitu saja dan terseret kebelakang beberapa meter.

Lancer mencoba mengembalikan posisi kuda kudanya dan bersiap menyerang balik, akan tetapi pandangannya teralihkan begitu ada petir yang muncul dari atas langit dan mencoba menyambarnya.

DUAR!

Lancer pun menghindarinya. Tidak sampai disitu saja, petir tersebut muncul beberapa kali tepat diatasnya dan mencoba menyambarnya terus.

Lancer mencoba menghindari sambaran sambaran tersebut. Sampai akhirnya, gerakannya pun terhenti begitu kakinya pun terjepit oleh tanah yang tiba tiba muncul keatas dan menahan kakinya.

Tidak lama setelah itu, petir tersebut muncul kembali dan kali ini petir tersebut berhasil menyambarnya.

Lancer pun berlutut dengan membedirikan tombaknya sebagai tumpuan. Hal tersebut membuat Mike cukup terkejut

‘Tidak mungkin....! Ba-bagaimana dia bisa.....’ Batin Mike terkejut

“Tck! Apa yang kau lakukan Lancer!? Cepatlah bangun dasar tidak berguna! Dan cepatlah kalahkan dia!”

Lancer pun mencoba berdiri, tapi sebelum ia menyiapkan kuda kuda. Di sekeliling Cassandra pun sudah muncul lautan api yang menggulung gulung.

Cassandra pun merentangkan tangan kirinya kedepan dan membuat lingkaran api, lalu ia mengayunkan tangan kirinya kesamping.

Dari lingkaran api tersebut muncul bola api yang mencoba menyerang Lancer.

BUM!

Lancer menghindarinya. Akan tetapi, tidak sampai disitu saja, bola api tersebut terus muncul dari lingkaran api tersebut dan mencoba menyerangnya.

BUM! BUM! BUM!

Bola api demi bola api dilancarkan dan itu pun membuat Lancer terus mencoba menghindarinya satu persatu.

Pada serangan bola api terakhir, Lancer pun hampir terkena serangan tersebut, dan akibat ledakan yang dihasilkan, ia pun jadi terseret kesamping. Akan tetapi, ia mengambil peluang tersebut untuk melancarkan serangannya.

Lancer langsung memegang tombaknya dengan kedua tangan, menyiapkan kuda kudanya dan.....

“Membekulah.....” Ucap Lancer yang tiba tiba saja tombaknya mengeluarkan hawa dingin

Lancer langsung berputar dan mengayunkan tombaknya secara 360 derajat. Dari tombaknya tersebut, muncul gelombang angin dingin yang sangat besar dan mengenai seluruh area disekeliling Lancer.

WUSH!

Seketika itu juga seluruh area sekitar Lancer menjadi membeku.

.

Suasana pun hening, sampai......... Lancer dikejutkan dengan adanya beberapa bola es raksasa yang melaju kearahnya.

Lancer pun menghancurkan bola bola es tersebut dengan beberapa manuver dan dibola es terakhir ia pun berputar dan mengayunkan tombaknya. Sampai......

Ia pun dikejutkan oleh gelombang es yang muncul dari tanah dan tepat mengarah kehadapannya.

Lancer pun terkena serangan tersebut dan terdorong kebelakang sekali lagi lalu membuatnya berlutut. 

Ketika ia melihat kedepan ternyata.......

Area disekitar Cassandra dan Time lah yang tidak membeku sama sekali, begitu juga dengan mereka. Hal tersebut membuat Lancer pun terkejut.

“Kekuatan ini..... kekuatan mengendalikan 5 elemen, akan tetapi kau tidaklah sepenuhnya mengendalikan elemen tersebut” Ucap Lancer

“Ya. Perlindungan para dewa. Dalam keadaan bahaya dan terancam sekali pun, para dewa dan juga alam alam disekitarku akan senantiasa melindungiku dari bahaya tersebut” Ucap Cassandra

“Hmph! Begitu ya. Kekuatan yang sangat hebat sekali yang kamu punya itu” Ucap Lancer tersenyum

“E-ehehehe terima kasih” Ucap Cassandra

“Tch! Apa yang kau lakukan hah!? Dasar servant tidak berguna! Tugasmu adalah mengalahkannya! Bukannya malahan mengobrol seperti itu! Dasar bodoh!” Teriak Mike kesal

“.......Kalau seperti ini terus, kau tidak memberiku pilihan lain.”

Mike pun mengeluarkan bukunya dan kemudian ia merapalkan mantra seraya merentangkan tangan kirinya kedepan.

Tidak lama setelah itu, lingkaran sihir ungu muncul dipijakannya

“Bind!” Teriak Mike

Tiba tiba saja beberapa lingkaran sihir yang sama seperti Mike muncul di sekeliling Time dan mengeluarkan rantai yang mengikat Time begitu saja dalam posisi berdiri.

“Ugh..., a-apa yang?...” Ucap Time terputus begitu tiba tiba saja ada listrik yang muncul dari lingkaran sihir tersebut dan menyambarnya

“A-AAAAAAAAAAARGH!”

“Time!” Teriak Cassandra yang kaget dan mencoba menghampiri Time

Akan tetapi, tanpa sadar kakinya Cassandra sudah terikat oleh sihir yang sama seperti Mike keluarkan tadi dan membuatnya terjatuh begitu saja.

“Kyaaa!”

Tidak lama setelah itu, muncul lingkaran sihir disekeliling Cassandra dan membuatnya terikat dalam posisi tiduran.

Listrik pun berhenti menyambar Time dan itu pun membuat Time lemas, tidak berdaya.

‘!!!..... A-aku, aku tidak bisa mengeluarkan sihirku!’ Batin Cassandra

“Cih! Dasar tidak berguna. Sampai sampai aku harus repot repot turun tangan untuk menyelesaikan ini semua” Ucap Mike kesal

“Maafkan aku, master” Ucap Lancer yang menundukkan kepalanya

“Hah~, hah~, hah~, Ugh. Ca-Casandra~” Ucap Time

“Ah! Sudahlah! Cepat kau bereskan si sampah itu dan kali ini jangan buang buang waktu lagi, Lancer!” Ucap Mike yang melihat Cassandra dengan bejat

Lancer pun sekali lagi memberi tunduk hormat dan ia pun memutar tombaknya dan mulai meluncur kearah Time

“Time!” Teriak Cassandra

Lancer pun mengayunkan tombaknya, hal tersebut membuat Time menutup matanya seraya membuang mukanya dan......

.

TRANG!

Sekali lagi, suara keras pun berbunyi didekat Time dan ketika ia membuka matanya....

Time dikejutkan oleh seseorang yang memakai sorban dan pakaian serba panjang berwarna coklat dihadapannya dan sedang menahan serangan tombak dari Lancer dengan pedangnya yang bengkok.

Orang tersebut mencoba mendorong Lancer kebelakang dengan mengayunkan pedangnya keatas, sekuat tenaga.

Lancer pun terdorong kebelakang beberapa meter dari posisi semula dan kemudian, orang tersebut berbalik kearah Time dan bersiap siap mengayunkan pedangnya kesamping.

“Tu, tu, tunggu dulu! Apa yang akan kau......” Ucap Time terputus begitu orang tersebut langsung mengayunkan pedangnya kesamping

“Woaaaaaaah!” Teriak Time yang menutup matanya.

.

PRANG!

Seketika itu juga, rantai yang mengikat Time hancur berkeping keping begitu saja.

Time pun terjatuh lemas karena serangan listrik yang diterimanya barusan dan orang tersebut membantu Time supaya tidak terjatuh begitu saja, dengan menggotongnya dipunggungnya.

“......Terima kasih~” Ucap Time

“Hmph. Sama sama” Ucap orang tersebut yang tersenyum tipis.

“(Gasp)!!! La-lagi...? Tch! Tapi bagaimana bisa ia menghancurkan rantaiku begitu saja hah!?” Ucap Mike terkejut

Tiba tiba saja disamping Cassandra terdapat seorang perempuan yang menggunakan sihirnya untuk melepaskan Cassandra dari rantai tersebut.

“Kau tidak apa apa?” Tanya perempuan tersebut yang mengulurkan tangannya

“U-um” Ucap Cassandra mengangguk

Cassandra pun menerima ulurannya dan kemudian berdiri.

“Siapa kau!? Berani beraninya kau ikut campur dengan urusan kami!” Teriak Mike

“Siapa aku....? Huh! Ternyata kau tidak berubah sama sekali ya, Mike. Masih saja pecundang seperti biasanya” Ucap perempuan tersebut.

“Apa yang kau bilang!?” Ucap Mike kesal

‘Tunggu dulu..... itukan?!’ Batin Time terkejut yang melihat sosok perempuan yang ada didepannya

Dan itu adalah.....



To Be Continue...........




Tidak ada komentar:

Posting Komentar