Sesuai janjinya, Chapter 3 update hari ini.
R: Tumben.....
A: Uruse...! :v
Soalnya besok saya mau pergi lagi sih, jadinya takut gak ke update update buat chapter 3. So.... Enjoy~...
Oh ya.... kalau yang buat bingung soal gender dari setiap karakter.... nih saya kasih tau deh....
Nb: di setiap cerita kalau sedang dalam adegan muncul seseorang, kalau itu cuma:
- 'Muncul "seorang" memakai (...)': Itu menandakan bahwa dia itu cowok/laki laki; Akan tetapi kalau...
- 'Muncul "seorang perempuan" sedang (...)': Itu menandakan bahwa dia itu perempuan (R: Ya iyalah nih author gajel bet, masa kalo muncul seorang perempuan, dianya cowok. A: Uruse! :v)
So.... langsung aja~.....
.
Chapter 3: The Fatal
Battle
Time
terkejut melihat sosok perempuan tersebut yang ternyata adalah, perempuan
berambut orange panjang yang waktu itu ia sempat bertemu dan hampir bertengkar
dengannya.
“K-kau!”
Ucap Time yang hampir berteriak seraya menunjuk kearahnya
Perempuan
tersebut pun melihat ke arah Time
“Hmph!
Aku saat ini tidak ada waktu berdebat denganmu, yang jelas.... Bukannya aku
ingin menyelamatkanmu atau apa, hanya saja aku tidak suka ketika melihat Mike menindas
orang yang lebih lemah dan tidak tau apa apa seperti dirimu.” Ucap perempuan
tersebut yang membuang mukanya
“Kau
ngajak berantem ya...?” Ucap Time jengkel
“Fufufufu....
Hahahaha.... siapa sangka ternyata itu kau Ashley! Yaaah..... Lagipula....,
untuk apa kau repot repot melindungi sampah sepertinya hah? Itu akan membuang
buang waktumu.” Ucap Mike
“Terlebih
lagi, servantmu terlihat kuat. Bagaimana kalau kau bergabung denganku? Dengan
begitu kita bisa.......” Ucap Mike terputus
“Diam!”
Teriak Ashley yang membuat Mike terkejut
“Sampai
mati pun, aku tidak akan sudi bergabung dengan pecundang seperti dirimu!”
“Apa
yang kau bilang hah!?” Ucap Mike kesal
“Orang
sepertimu seharusnya mati saja di dasar neraka sana! Saber!” Teriak Ashley
Orang
bersorban yang tadinya menyelamatkan Time pun langsung muncul didepan Ashley
dan meluncur kearah Mike.
“Tch!
Kau akan menyesali ini semua Ashley! Karena berani menentangku! Lancer!” Teriak
Mike
Lancer
pun langsung muncul didepan Mike dan meluncur kearah Ashley.
Keduanya
saling bertemu dan mereka pun langsung menyerang satu sama lain dengan sangat
cepat.
Akan
tetapi Saber lebih unggul dan berhasil membuat Lancer membuka celah cukup
besar. Saber mencoba mengambil peluang tersebut dengan langsung mengayunkan
pedangnya kebawah.
Melihat
hal tersebut, Lancer pun langsung mundur beberapa meter untuk menghindarinya.
Dan ia pun langsung menancapkan tombaknya ketanah.
Seketika
itu juga pijakan disekeliling Lancer menjadi beku, dan tiba tiba saja
dibelakangnya muncul 3 pilar es yang kemudian berubah bentuk menjadi naga cina dan
mencoba menyerang Saber.
Saber
pun mencoba menghindarinya satu persatu. Karena naga tersebut langsung menuju
ketanah dan menghantamnya, naga tersebut pun hancur seketika itu juga.
Tiba
tiba saja, satu naga es lagi pun muncul dan mencoba menyerang Saber, kali ini
Lancer pun menungganginya. Sekali lagi, naga tersebut menghantam ketanah dan
Saber pun menghindarinya.
Akan
tetapi, Lancer pun mencoba mengambil kesempatan tersebut dengan langsung
melompat sebelum naga tersebut menghantam ketanah dan langsung berputar
beberapa kali dan menghantamkan tombaknya ke Saber.
Saber
pun menahan serangannya dan mencoba mendorong mundur Lancer dengan mengayunkan
pedangnya keatas dengan sekuat tenaga.
Keduanya
membuka celah, akan tetapi Lancer pun langsung berputar lagi dan menghantamkan
tombaknya ketanah.
Sebelum
tombaknya menghantam tanah, Saber pun langsung mundur beberapa meter untuk
menghindarinya.
Tidak
sampai disitu, sesampainya mendarat ditanah, Lancer pun langsung menyiapkan
kuda kudanya, menempatkan tombaknya kebelekang lalu berputar 360 derajat dan
langsung mengayunkan tombaknya ke atas.
Dari
ayunannya tersebut, tiba tiba saja terbentuk gelombang es yang sangat besar
dari tanah yang bergerak maju kearah Saber.
Saber
pun mencoba menghindarinya dengan mundur kebelekang. Akan tetapi gelombang es
tersebut masih saja mengejarnya dan membuatnya terus berlari untuk
menghindarinya.
“Hmph.
Tidak ada habisnya ya...?” Ucap Saber sambil berlari
Tiba
tiba saja, Lancer pun muncul tepat diatas dengan posisi tombaknya yang mengarah
padanya dan langsung meluncur, menghantam ke arah Saber. Dan dari hantaman
Lancer tersebut tiba tiba muncul gelombang es yang besar disekelilingnya yang
membentuk duri raksasa.
DUM!
Saber
pun menghindari serangan tersebut tepat waktu. Akan tetapi Lancer langsung
meluncur kearahnya dengan mata pisau tombaknya yang mengarah tepat kearahnya.
Melihat
hal tersebut, Saber pun langsung berputar 360 derajat kearah kanan lalu agak
menunduk dan langsung mengayunkan pedangnya keatas, tepat ke arah tombaknya.
TRANG!
Lancer
pun membuka celah dan refleks, ia pun langsung mundur beberapa meter. Akan
tetapi Saber melakukan serangan balasan dengan langsung meluncur kearahnya dan
menyerangnya beberapa kali, secara jarak dekat.
Lancer
pun tidak berdaya begitu diserang dengan jarak yang begitu dekat dan yang hanya
bisa ia lakukan hanyalah menangkis seluruh serangan Saber yang dilancarkan.
Saber
pun berputar lagi dan kali ini ia mengayunkan pedangnya keatas dengan sekuat
tenaga dan membuat Lancer membuka celah.
Hal
tersebut dimanfaatkan Saber untuk menyerangnya lagi.
Dalam
posisi pedang yang menghadap keatas, pedang Saber pun bercahaya
“HAAAAAAA!”
Teriak Saber yang kemudian langsung mengayunkan pedangnya kebawah dengan sangat
cepat.
BUM!
Hantaman
tanah yang cukup kuat pun terjadi, dan Time pun hanya bisa mematung melihat itu
semua. Seakan akan, ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat.
‘Apa....!
Apa yang barusan itu!? Gerakan itu.....!, serangan itu....!, dan juga kekuatan
itu......!, itu...... itu bukanlah berasal dari manusia biasa! Hanya manusia
super yang bisa bergerak secepat dan setangkas seperti itu!’ Batin Time Shock
‘Si-siapa
mereka sebenarnya? Dan apa yang terjadi disini?’
Melihat
Saber dan Lancer sibuk dengan urusan mereka. Cassandra pun langsung menghampiri
Time.
“Time!
A-ayo kita pergi dari sini!” Ucap Cassandra yang ingin membantu Time berdiri
“Tunggu
dulu! Sebenarnya~...., siapa kau?” Tanya Time
“Eh?!
A-apa yang kamu bicarakan Time? I-ini aku, Cassandra” Ucap Cassandra
“Tidak~.
Maskduku, sebenarnya siapa kalian ini?” Tanya Time
“Mereka
berdua bertarung layaknya manusia super! Kalau mereka manusia biasa, pastinya
mereka tidak bergerak secepat dan sekuat itukan? Dan lagi....... ketika kamu
bertarung salah satu dari mereka, kamu tidak gentar sama sekali dan seolah olah
mengatakan kalau kamu sudah pernah menghadapi ini sebelumnya”
“Cepat
katakan, apa yang sebenarnya terjadi disini?”
Cassandra
pun hanya tertunduk murung seraya membuang wajahnya.
“Jawab
aku Cassandra!” Ucap Time yang agak berteriak seraya memegang kedua pundak
Cassandra dan agak mengguncangnya sedikit
“Se-sebaiknya~....,
kamu tidak tau ini semua Time” Ucap Cassandra
“Kalau
kamu mengetahui ini semua...... Bisa bisa nyawamu yang akan terancam Time”
“A-apa
maksudnya?” Tanya Time terkejut
Cassandra
pun langsung terdiam kembali.
Saber
dan Lancer pun masih bertarung satu sama lain dan keadaannya masih sama seperti
tadi, yang mana Saber terus menyerangnya dengan jarak dekat dan Lancer pun
hanya bisa menahannya.
.
Sementara
itu disisi lain taman
Terdapat
seorang perempuan yang begitu melihat pertempuran Saber dan Lancer dibalik
balik pohon.
“(Menyeringai)
Bunuhlah mereka~” Ucap perempuan tersebut
Disebelah
perempuan tersebut, terdapat bayangan seseorang yang ukurannya jauh lebih besar
dibandingkan perempuan tersebut dan orang tersebut pun hanya mendengus lalu
melompat sangat tinggi, menuju tempat Saber dan
Lancer bertarung.
.
TRANG!
“Urgh!”
Ucap Lancer yang terpental beberapa senti akibat serangan yang dilancarkan
Saber
“HAAAAA!”
Teriak Saber yang dari langit mencoba menghantamkan pedangnya kearah Lancer
TRANG!
Lancer
pun menahan hantamannya tersebut. Akibatnya senjata mereka pun teradu.
“Hancurlah....”
Ucap Saber
“!!!”
Reaksi Lancer begitu melihat pedang Saber mengeluarkan Cahaya putih yang sangat
terang disertai gelombang angin yang cukup kuat
BUM!
Hal
tersebut membuat Lancer terpental beberapa meter, tepat ketempat Mike berada.
Lancer
pun membedirikan tombaknya sebagai tumpuannya dan berlutut. Melihat hal
tersebut, Mike pun terkejut.
“Mustahil dia........ Tch! Oi! Servant tidak berguna! Mau sampai kapan kau seperti itu
hah!” Teriak Mike
“Bangunlah
dasar bodoh! Dan kalahkan mereka!”
Lancer
pun hanya bisa terdiam seraya mempertahankan posisinya tersebut
“........Sialan.... kalau seperti ini.... bukannya aku jadi
terlihat lemah di mata mereka...” Ucap Mike panik
“Menyerahlah!
Jika kau melakukan lebih dari ini, itu akan membuang buang nyawamu dan
servantmu begitu saja. Lebih baik..... kau pergi dari tempat ini! Daripada kau
mati dengan konyol disini!” Ancam Ashley yang menatapnya dengan tajam
“Servant?
Maksudnya....?” Ucap Time kebingungan yang mencoba berdiri dan ingin
menghampiri Ashley
Cassandra
pun tiba tiba saja merasakan firasat yang buruk begitu saja.
“(Gasp)!!!
Time! Ayo kita pergi dari sini sekarang juga! Kalau tidak......” Teriak
Cassandra yang memegang tangan Time dan mencoba untuk menghentikannya tapi....
BUM!
Semua
orang yang berada ditaman tersebut dikejutkan oleh seseorang yang mendarat
ketanah dengan sangat kuat, sehingga mengeluarkan gelombang angin yang cukup
kuat dan membentuk kawah yang cukup lebar.
Seluruh
orang yang ada disana pun melindungi wajahnya dari kuatnya gelombang angin yang
diciptakan dengan lengannya.
“Ugh!
A-apa yang.....?” Ucap Time
“Woaaaaaah!”
Teriak Mike
“U-Ugh...!”
Ucap Ashley
Gelombang
angin pun berhenti dan semua orang yang disana pun mencoba melihat kearah
gelombang angin tersebut berasal.
Dan......
dibalik asap pun, muncul seseorang berbadan besar yang sedang berlutut seraya
memegang tombaknya yang didirikan.
Orang
tersebut kemudian berdiri dan meraung dengan sangat keras
“GRAAAAAAAAGH!!!!”
“(Gasp)! Apa itu... Berserker!?” Ucap Ashley
terkejut
Terlihat
orang tersebut memakai baju perang samurai berwarna silver dan memakai helm
bertanduk rusa yang menutupi seluruh kepalanya.
“!!!............La-Lancer!
Cepatlah kita mundur dari si........!” Teriak Mike terputus begitu......
.
“(Menyeringai)
Bunuhlah dia” Ucap seorang perempuan yang bersembunyi dibalik balik pohon
.
Dalam
sekejap Berserker sudah berada beberapa senti didepan Mike dan bersiap siap
mengayunkan tombaknya yang besar tersebut.
“Woa~....!”
Teriak Mike yang tidak sempat berteriak karena......
DUAR!
Tombak
tersebut sudah menghantamnya duluan.
.
Mike
pun pingsan di tempat dan serangan dari Berserker pun berhasil ditangkis oleh
tombaknya Lancer. Yang mana tombaknya Berserker sudah sejengkal dari jarak Mike
pingsan ditempat.
Lancer
pun mengayunkan tombaknya sekuat tenaga keatas dan membuat Berserker membuka
celah yang lumayan besar.
Lancer
pun memutar tombaknya mengarahkan mata pisau tombaknya kedepan, tepat kerah
Berserker dan langsung menusuknya kedepan dengan cepat.
Akan
tetapi dengan cepat Berserker menghindarinya dengan menghadap kesamping. Lancer
pun lumayan terkejut melihat hal tersebut.
Tidak
sampai disitu, Lancer langsung memutar tombaknya keatas dan langsung
mengayunkan tombaknya kebawah dan membuat Berserker mundur beberapa meter untuk
menghindarinya lagi.
Lancer
pun mencoba mengejarnya seraya terus mengayunkan tombaknya berkali kali. Akan
tetapi dengan mudahnya Berserker menghindari setiap serangan yang dilancarkan
Lancer.
‘Cepatnya~!’
Batin Lancer yang terkejut
Lancer
terus menyerang dan pada akhirnya ia menusukkan tombaknya ketanah dan membuat Berserker mundur beberapa meter.
Tiba
tiba saja dari tombaknya, muncul gelombang es yang bergerak maju kearah
Berserker.
Berserker
pun hanya bisa membuat kuda kuda dengan menekukkan kedua kakinya dan kemudian
ia pun melompat dengan sangat tinggi kearah Lancer, menghindari gelombang es
tersebut.
Dalam
keadaan melayang, Berserker pun langsung berputar seraya meraung dan
menghantamkan tombaknya kearah Lancer.
BUM!
Lancer
pun mundur beberapa meter untuk menghindari serangannya tersebut. Akan tetapi,
tiba tiba saja Berserker dengan cepat meluncur, muncul dari balik asap dan
langsung mengayunkan tombaknya kearah Lancer.
Lancer
yang dikejutkan olehnya, hanya bisa menahannya dengan tombaknya seraya ikut
terdorong olehnya
‘Apa?!’
Batin Lancer
Berseker
pun hanya bisa meraung seraya mengayunkan tombaknya dengan sangat kuat dan
membuat Lancer terpental kebelakang cukup jauh.
Tidak
hanya itu, Berserker langsung muncul dibelakang Lancer yang sedang terpental
dan mengayunkan tombaknya keatas dan membuat Lancer terpental keatas.
Dan
sekali lagi, Berserker langsung muncul diatasnya Lancer dan mengayunkan
tombaknya kebawah cukup kuat dan membuat Lancer langsung menghantam tanah
begitu saja.
“!!!.....
Apanya yang Berserker kalau seperti itu hah!? Mana mungkin Berserker bisa
bergerak secepat itu!” Protes Ashley
Berserker
pun melihat kearah Time dan Cassandra, dan kemudian ia langsung berlari dengan
sangat cepat kearahnya.
Melihat
hal tersebut Cassandra pun langsung meluncur kearah Berserker
“Cassandra!
Ja.......” Teriak Time yang terputus begitu.... Berserker tiba tiba saja muncul
dibelakangnya begitu saja dan mulai mengayunkan tombaknya
“(Gasp)!
Time!” Teriak Cassandra yang melihat kebelakang
Berserker
pun mengayunkan tombaknya dan itu pun membuat Time menutup matanya
“Woaaaaah!”
Teriak Time
.
Sementara
itu di atas dahan pohon
“Lakukan
sekarang!” Ucap seseorang
“(Menyeringai)
Di mengerti....” Ucap orang yang satunya lagi dan bersiap siap membidik kearah
Time.
To
Be Continue.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar