Jumat, 29 Juni 2018

Chapter 4

Chapter 4: The Unexpected Attack

Berserker tiba tiba saja muncul dibelakangnya Time begitu saja dan mulai mengayunkan tombaknya

“(Gasp)! Time!” Teriak Cassandra yang terkejut seraya melihat kebelakang

Berserker pun mengayunkan tombaknya dan itu pun membuat Time menutup matanya

“Woaaaaah!” Teriak Time

.

DAR!

Bunyi tembakan pun tiba tiba saja terdengar entah darimana. Dan itu pun membuat seluruh orang yang berada ditaman terkejut begitu saja.

Akan tetapi, hal tersebut membuat Berserker agak mencondongkan badannya kebelekang dan tidak jadi melancarkan serangannya tersebut, karena.......

Tembakan tersebut ternyata mengarah kearahnya.

Berserker pun menengok kearah tembakan tersebut berasal.

DAR!

Sekali lagi, suara tembakan pun terdengar dan itu pun membuat Berserker melompat mundur, menghindarinya.

Dan kali ini orang tersebut menembaki Berserker secara beruntun dan membuat Berserker berlari kesamping untuk menghindarinya.

Akan tetapi, semakin lama Berserker berlari semakin melingkar dan pada akhirnya ia berlari tepat mengarah ke arah suara tembakan tersebut berasal.

Berserker pun mulai melompat sangat tinggi, kearah suara tembakan berasal dan.....

DUAR!

Tiba tiba saja, dari atas langit muncul sebuah petir tepat diatas Berserker melompat sekarang

Melihat hal tersebut, Berserker pun menghadap keatas dan langsung memutar tombaknya lalu melemparkannya keatas dan...... secara mengejutkan petir tersebut terbelah menjadi dua dan tidak jadi menyambarnya.

Tombak tersebut kembali padanya, lalu ia pun menengok kearah Cassandra dan mulai menghadap kearahnya dan melempar tombak kearahnya.

“Awas!” Teriak Time.

.

TRANG!

Tombak Berserker pun terpental kesamping Cassandra akibat Saber yang tiba tiba saja muncul didepan Cassandra dan menahan serangan tersebut.

“Ano~. Terima kasih ya” Ucap Cassandra tersenyum

Saber pun hanya bisa membalasnya dengan tersenyum tipis.

Tidak sampai disitu saja, Berserker pun langsung mendarat kebawah dan berlari sangat cepat kearah mereka berdua.

Saber pun menatap tajam Berserker.

“Saber! Berhati hatilah!” Ucap Ashley

“Ya. Aku mengerti, master” Ucap Saber

Saber pun langsung meluncur kearah Berserker dan mengayunkan pedangnya. 

Dengan cepat Berserker pun menghindarinya dengan langsung mundur kebelakang beberapa meter.

Tidak sampai disitu, Saber pun langsung meluncur kearahnya lagi dan menyerang Berserker dengan beberapa ayunan pedangnya.

Akan tetapi Berserker dengan cepat menghindari setiap serangan yang ia lancarkan.

‘Cepatnya!’ Batin Saber

Tanpa sadar Berserker pun tiba tiba saja langsung meluncur dengan sangat cepat dan muncul disamping Cassandra

Ia pun langsung mengambil tombaknya yang terpental keudara dan bersiap siap mengayunkannya ke arah Cassandra.

DAR!

Berserker pun langsung mundur beberapa meter karena... tiba tiba saja muncul hujan peluru yang tepat diatasnya.

Tidak sampai disitu, tiba tiba saja muncul gelombang tebasan yang maju kearah Berserker dan membuatnya menghindarinya dengan menghadapkan badannya kekanan.

“HAAAAAAAA!” Teriak Saber yang langsung menghantamkan serangannya dari udara.

TRANG!

Berserker pun menahan serangannya tersebut.

“GRAAAAAAAAAAAAGH!!!!” Raung Berserker

Dan dengan sekuat tenaga, Berserker pun mengayunkan tombaknya keatas dan membuat Saber terpental keatas.

Tidak sampai disitu, Berserker langsung muncul diatas Saber yang sedang terpental dan langsung mengayunkan tombaknya kebawah dan membuat Saber terjatuh, menghantam tanah cukup keras.

“Saber!” Teriak Ashley

Saber pun masih bisa berdiri dan pandangannya tiba tiba tertuju keatas, begitu ia melihat Berserker langsung berputar diudara dan menghantamkan tombaknya kebawah.

BUM!

Saber pun menahan serangan Berserker tersebut sedangkan Berserker yang sedang memperkuat kuda kudanya, berusaha untuk menghancurkan pertahanan tersebut

DAR!

Berserker pun menghindari tembakan tersebut dengan agak memundurkan badannya.

Melihat hal tersebut, Saber memanfaatkan peluang tersebut dengan langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga. Dan membuat Berserker membuka celah cukup besar.

Saber pun langsung menyerangnya dengan pedangnya dan membuat beberapa manuver.

Seperti awal, Berserker masih saja bisa menghindari seluruh serangan tersebut dan pada akhirnya Berserker pun mundur beberapa meter.

“Bersinarlah! Wahai pedangku!” Ucap Saber yang membuat kuda kuda dan mengesampingkan pedangnya

Tidak lama setelah itu muncul gelombang angin disekelilingnya dan pedangnya pun tiba tiba saja bersinar.

Saber pun menatap Berserker dengan tajam dan langsung mengayunkan pedangnya kesamping dan membuat gelombang tebasan yang melaju kearah Berserker.

Melihat hal itu, Berserker langsung mengayunkan tombaknya keatas dan membuat serangan mereka teradu.

Dari aduan tersebut, muncul gelombang angin yang cukup kuat disekitar taman tersebut dan membuat seluruh pohon yang berada disitu bergerak.

Berserker pun masih menahan serangan tersebut sampai.......

“...........GRAAAAAAAAAAAAGH!!!!!!!” Raung Berserker yang langsung mengayunkan tombaknya keatas dengan sekuat tenaga dan membuat gelombang yang dilancarkan Saber tidak jadi mengenainya.

Dan gelombang tersebut beralih arah, menjadi kearah belakang Berserker, mengenai dan memotong apapun yang ada dibelakang Berserker.

BUM!

“Tidak mungkin! Bagaimana ia bisa melakukannya....!?” Ucap Ashley terkejut

Saber yang melihat hal tersebut hanya bisa menatap tajam Berserker.

Tiba tiba saja dari pijakan Berserker muncul lingkaran sihir merah dan hal tersebut membuat Berserker menghindar dari pijakan lingkaran tersebut. Tidak lama setelah itu dari lingkaran sihir tersebut muncul pilar api.

Tidak hanya sekali, setiap Berserker menghindarinya dan menginjak tanah, lingkaran sihir tersebut muncul lagi dan lagi, lalu muncul pilar api lagi. Sampai......

Cassandra pun mengeluarkan 5 bola api yang besar dan melaju kearah Berserker.

“GRAAAAAAGH!!!!” Raung Berserker

Berserker pun mengayunkan tombaknya berkali kali dan membuat beberapa langkah kuat. Akibat ayunannya tersebut, bola api tersebut terbelah dan meledak begitu saja.

Akan tetapi, tiba tiba saja ia dikejutkan oleh gelombang batu yang berbentuk duri raksasa yang muncul dari bawah dan tepat kehadapannya.

Berserker pun langsung melakukan back flip dan langsung mundur beberapa meter. Tidak lama setelah itu, muncul gelombang batu yang muncul dari tanah dan melaju kearah Berserker.

“GRAAAAAAAAAGH!!!!” Raung Berserker

Berserker pun langsung melempar tombaknya tepat mengarah ke Cassandra, dan membuat gelombang batu tersebut hancur begitu saja.

TRANG!

Saber pun menahan tombak tersebut dan tombak tersebut terpental keatas. Akan tetapi, Berserker dengan cepat langsung melompat dengan sangat tinggi mengarah tombaknya terpental, lalu ia mengambil tombaknya tersebut dan langsung berputar, mendaratkan hantaman tombaknya ke Saber.

BUM!

Saber pun dengan cepat menghindarinya. Akan tetapi Berserker langsung meluncur kearahnya dan langsung menyerangnya dengan brutal.

Saber pun hanya bisa menahan serangannya tersebut dengan ayunan pedangnya. Tapi karena Berserker lebih unggul, itu pun membuat Saber mundur kebelakang, setiap serangannya tersebut.

Tiba tiba saja, dari atas langit, muncul petir yang menyambar tepat kearah Berserker. Berserker pun mundur untuk menghindarinya, tidak hanya sekali petir tersebut muncul kembali disetiap ia menghindarinya dan........

“HA!” Teriak Cassandra yang dengan cepat merentangkan kedua tangannya kedepan dan memunculkan bola api yang melaju kearah Berserker.

BUM!

Berserker pun terkena serangannya tersebut dan terpental kebelakang beberapa meter.

“Berhasil!” Teriak Ashley senang

“GRAAAAAAAAAAGH!!!” Raung Berserker

Berserker pun berlari dengan cepat kearah Cassandra

DAR! DAR! DAR!

Suara tembakan terdengar lagi, dan Berserker menghindari dengan berlari secara zig zag, kearah Cassandra.

Berserker pun kemudian meluncur kearah Cassandra dan...... tiba tiba saja muncul petir yang sangat besar dari atas langit yang menyambar tepat kearahnya.

Berserker pun menghindarinya dengan melompat ke arah Cassandra dengan sangat tinggi. Dan............

Tiba tiba saja, muncul pilar tanah yang sangat besar tepat dihadapannya dan itu pun membuatnya terdorong dan terpental cukup jauh.

Dan ketika Berserker sudah mendarat di tanah dan terseret beberapa meter....

“HAP!” Teriak Cassandra yang mengayunkan kedua tangannya kebawah

Tiba tiba saja dari atas langit turun meteor yang dengan cepat langsung mengenai Berserker dan membuat ledakan yang cukup besar disertai gelombang angin yang cukup kuat.

BUM!!!

Semua orang tersebut mencoba melindungi wajahnya dari kuatnya gelombang angin tersebut.

.

.

.

.

Dari balik asap, terlihat Berserker yang hanya bisa berdiri seraya memegang tombaknya secara dibedirikan.

“GRAAAAAAAAAAAGH!!!!” Raung Berserker

.

“Bagaimana dia bisa.......!?” Ucap perempuan tersebut yang melihat kejadian itu semua.

“Tch! Berserker mundur!”

.

Dalam sekejap Berserker pun melompat dengan sangat tinggi, pergi meninggalkan mereka semua.

Time pun hanya bisa mematung melihat itu semua dan tidak percaya dengan apa yang ia lihat barusan.

‘Apa..... yang barusan itu? Apa apaan semua ini?! Dan..... apa yang sebenarnya terjadi disini?’ Batin Time

Cassandra pun menghampiri Time

“A-apa kamu baik baik saja Time?” Tanya Cassandra khawatir

Time pun menatap Cassandra dengan serius

“Cassandra....” Ucap Time terputus

“Y-ya...?” Ucap Cassandra

Suasana pun tegang dan juga Cassandra pun ketakutan, karena takut takut Time akan menginterogasinya setelah ini.

“Um~...... Bisa tidak kamu memakai bajumu terlebih dahulu? Lagipula..... apa apaan pakaianmu itu? Aku jadi tidak tau harus melihat kearah mana lagi.” Ucap Time yang wajahnya memerah seraya membuang mukanya

“Eh.....?! I-ini.....” Ucap Cassandra yang tertunduk

“Yahhh~... sepertinya ini menjelaskan kalau kau juga adalah seorang master. Aku benarkan? Tigrerly?” Tanya Ashley yang mendekati Time

Eh~.....! Master...? Um~...... Apa itu.......?” Tanya Time kebingungan

.

Sementara itu di atas dahan pohon

Terdapat seorang perempuan berambut biru dan bertelinga kucing yang sedang memata matainya dan setelah melihat kejadian itu semua. Ia pun langsung pergi begitu saja.



To Be Continue......... 





Epilogue:

Akibat serangan Berserker yang di terima Lancer. Lancer pun hanya bisa berlutut setelahnya.

Melihat Saber yang berada dihadapannya beberapa senti, ia pun hanya bisa tersenyum tipis seraya tertunduk.

“Hmph. Lakukanlah. Kau tau Saber... ada banyak waktu untuk kau menghabisiku sekarang juga” Ucap Lancer

Saber pun hanya terdiam dan mengulurkan tangannya.

“Berdirilah Lancer. Untuk saat ini, lakukanlah apa yang menjadi tugasmu saat ini” Ucap Saber

“.........Aku tidak mengerti Saber. Tapi..... untuk apa kau melakukan ini semua?” Tanya Lancer

“Kau tau.... kau sama saja menyia nyiakan peluangmu begitu saja.”

“Kau sudah berusaha sekuat tenaga untuk melindungi mastermu dari Berserker kan? Bahkan kau mau menghadapinya sendirian, walau dalam kondisi kelelahan dan terluka akibat pertarungan sebelumnya.” Ucap Saber

“Itu sudah cukup menjelaskan, bahwa pedangku ini tidak akan memotongmu sampai ia benar benar menghadapi pertempuran yang sesungguhnya”

Lancer pun hanya terdiam mendengar respon Saber dan tersenyum tipis

“Hmph. Begitu ya...” Ucap Lancer yang menerima uluran tangan Saber dan berdiri

Lancer pun mulai berjalan melewati Saber dan berhenti seketika itu juga

“Kau tau Saber........ aku akan mengingat ini semua. Tapi untuk selanjutnya, bersiaplah........ Karena aku tidak akan segan segan mengerahkan seluruh kekuatanku pada saat itu juga” Ucap Lancer

“Ya. Aku juga berpikiran yang sama seperti itu, Lancer.” Ucap Saber.

Keduanya pun pergi kearah berlawanan. Dan pertempuran sengit yang berada di taman kota tersebut akhirnya selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar