Chapter 8: The
Mysterious Man
Tiba
tiba saja dari udara muncul sebuah benda yang melayang yang tepat mengarah atas
mereka lalu benda tersebut pun bersinar begitu saja dan ketika mereka berdua
melihat keatas..........
.
Tiba
tiba saja muncul hujan panah yang sangat banyak diatas mereka
“!!!.......
Woaaaaaaaah!” Teriak Time dan Kenko
BUM!
.
Hujan
panah tersebut terus menghujani mereka dan ketika Time mencoba membuka
matanya.....
Cassandra
pun sudah berdiri dihadapannya dan melindunginya dengan membuat gelombang angin
disekitarnya dan membuat panah panah tersebut terpental begitu saja.
‘Ca-Cassandra!’
Batin Time terkejut
‘Tapi....
bagaimana...? Bukannya aku tidak memanggilnya sama sekali?’
Time
pun kebingungan ketika ia melihat Command Sealnya yang masih utuh
Sekali
lagi muncul sebuah panah yang di tembakan diatas mereka dan muncul lah hujan
panah yang menghujani mereka lagi.
Akan
tetapi semua itu terhalangi berkat gelombang angin yang melindungi mereka
berdua.
.
Sementara
itu di sebuah hutan yang sangat jauh dari keberadaan Time dan Kenko
“Ho....!”
Ucap seorang perempuan berambut biru dan bertelinga kucing yang sedang berdiri
diatas dahan pohon yang memegang panah.
Perempuan
tersebut mencoba menarik tali busurnya lagi dan bersiap siap melepaskan
tembakan anak panahnya.
Akan
tetapi tiba tiba saja muncul anak panah yang melaju kearahnya dari belakang dan
membuat perempuan tersebut langsung menghindarinya.
Refleks
perempuan tersebut langsung menengok kebelakang dan......
Muncul
seseorang yang memiliki bayangan yang sama dengannya dan mencoba menendangnya
begitu saja.
DAK!
“Ugh....”
Ucap perempuan tersebut yang mencoba menahan tendangannya tersebut
Akan
tetapi karena saking kuatnya tendangan tersebut, perempuan tersebut pun
terpental begitu saja kebawah.
BRAK!
Tidak
sampai disitu, orang tersebut langsung berdiri diatas dahan pohon tersebut lalu
mengeluarkan panahnya dan menarik tali busurnya.
Dan
ketika ia melepaskannya, anak panah tersebut tiba tiba saja terpecah menjadi 5
dan anak panah yang terpecah menjadi 5 tersebut pun terpecah lagi dan pada
akhirnya menjadi hujan panah yang mengarah ke perempuan tersebut
Perempuan
tersebut pun menghindarinya dengan melompat kebelakang beberapa kali dan pada
akhirnya.....
Orang
tersebut pun melompat dari atas dahan pohon dan menarik panahnya lagi. Tiba tiba
saja di samping orang tersebut terdapat bayangan sebuah tombak raksasa
“Amenonuhoko!”
Ucap orang tersebut yang memiliki suara perempuan seraya melepaskan panahnya.
Dan
bayangan tombak tersebut pun mengikuti arah panah tersebut meluncur.
“(Gasp)!!!”
Reaksi perempuan tersebut yang melihat itu semua
BUM!
Tembakan
tersebut pun menghasilkan ledakan yang cukup besar di area sekitar hutan
tersebut.
.
Sementara
itu di lapangan sekolah
Di
karenakan serangan hujan panah tersebut pun berhenti, gelombang angin yang
berada disekeliling mereka pun menghilang begitu saja.
“Fiuh....
hampir saja...., gimana....? Bener bener hoki kan?” Tanya Kenko
“(Sigh)
Terima kasih ya Cas.....” Ucap Time yang terputus begitu melihat Cassandra yang
menggerutkan keningnya kearahnya
“!!!.....Time!
Bukannya sudah kubilang! Kalau kamu ada masalah, gunakanlah command sealmu!
Kenapa kamu tidak melakukannya sama sekali hah?!” Omel Cassandra
“E....
Yaaah..... bukannya aku tidak ingin melakukannya sih..... hanya saja.......
Ummm..... sejauh ini gak ada masalah kok. Maka dari itu aku tidak memanggilmu
sama sekali, baru tadi saja kok aku dihadapkan masalah, untung saja kau datang
jadinya kami bisa selamat. Terima kasih ya” Ucap Time seraya nyengir
Tiba
tiba saja... muncul ledakan yang cukup besar di dekat mereka.
BUM!
Mereka
semua pun terkejut begitu terjadi ledakan yang besar.
Cassandra
pun kemudian menengok kearah Time seraya mengerutkan keningnya. Time yang
melihat itu pun kehabisan kata kata dan.........
.
.
.
.
Beberapa
menit yang lalu....
PRAAAAANG!
“Urgh!”
Ucap Archer yang berguling berkali kali akibat terkaman anjing berkepala dua
tersebut.
Karena ada salah satu anjing yang mencoba menyerangnya dari depan, Archer langsung menendang anjing yang ada
didepannya seraya melakukan backflip dan membuatnya terpental kebelakang.
Sebelum
anjing tersebut melakukan serangan. Archer pun langsung melakukan quick draw
dengan berputar dan membuat anjing tersebut langsung mati seketika itu juga.
Akan
tetapi kedua anjing yang menggigit Archer pun masih berada padanya.
“(Sigh)
Ya ampun~ mereka mengganggu sekali...., aku serahkan ini semua pada kalian.....
saudara saudaraku.” Ucap Archer yang menyeringai
Tiba
tiba saja muncul pistol yang ditodongkan kearah kepala kedua anjing tersebut
masing masing.
DAR!
Pistol
tersebut pun di tembakan dan membuat kedua anjing tersebut mati seketika itu
juga.
“Yaaah~....
kalau seperti ini kan lebih enak. Aku jadi bisa lebih berkonsentrasi” Ucap
Archer yang melakukan pelemasan badan
BUM!
Tiba
tiba saja Rider muncul dengan mendobrak tembok, beberapa meter di depan Archer.
Lalu ia pun langsung berlari seraya meraung kearahnya dan ketika sudah berjarak
beberapa senti dari Archer...., Rider pun mulai mengayunkan cambuknya dari atas.
Akan tetapi......
DAR!
.
Archer
dengan cepat menembak tepat kearah kepala Rider dan membuat Rider
menghindarinya dengan menghadap kesamping.
Akan
tetapi hal tersebut tidak menghentikan Rider untuk melancarkan serangannya.
Rider langsung mengubah haluan serangannya dan langsung mengayunkan cambuknya
ke bawah.
BUM!
Archer
dengan cepat menghindarinya dengan melompat secara backflip dan langsung
melakukan quick draw dengan kedua pistolnya.
DAR!
Rider
pun menghindari tembakan tersebut dengan mundur beberapa meter dari tempat ia
berdiri tadi dan langsung mengayunkan cambuknya kedepan, yang mana cambuknya
tersebut mengikat tangan kirinya Archer.
Rider
pun langsung memutarnya keatas berkali kali dan membuat Archer terbawa oleh
tarikan tersebut. Dan pada akhirnya ia mengayunkan cambuknya kebawah dan
membuat Archer menghantam ketanah.
BUM!
Tidak
sampai disitu, Rider pun langsung menarik cambuknya yang mana membuat Archer
juga ikut ketarik dan menuju kearahnya.
Akan
tetapi, Archer pun langsung melempar bomnya dan membuat Rider langsung
melepaskan ikatannya dan mundur beberapa meter
BUM!
Akibat
ledakan tersebut, Rider pun terseret beberapa meter kebelakang. Dan dalam
keadaan berlutut, Rider pun terdiam sejenak dan pada akhirnya ia pun membuat
cambuknya menjadi tegak seperti pedang dan langsung maju ke arah Archer.
TRANG!
Archer
menahan serangan Rider dengan menggunakan mata pisau yang berada disenapan
lontaknya dan mengayunkannya.
Rider
pun membuka peluang dan hal itu pun dimanfaatkan oleh Archer untuk menembaki
kepalanya dengan pistol.
DAR!
Rider
pun mengesampingkan badanya untuk menghindari tembakannya tersebut. Akan tetapi
tidak sampai disitu, Rider pun langsung mengayunkan pedangnya berkali kali dan
melakukan manuver.
Archer
pun terus menahan serangannya Rider dan di setiap Rider membuka peluang, Archer
pun terus mencoba menembak kepalanya. Akan tetapi Rider bisa menghindari
tembakannya tersebut. Dan pada akhirnya, Rider melempar kepalanya keatas dan
itu membuat Archer teralihkan padangannya keatas dan langsung menembaknya
dengan cepat.
Akan
tetapi itu hanya tipuan, yang mana Rider langsung melompat mengambil kepalanya
dan langsung berputar lalu menghantamkan pedangnya dengan cukup kuat.
BUM!
Gelombang
angin pun tercipta dan itu pun membuat tanah disekitar Rider hancur begitu
saja.
Archer
pun menghindarinya dengan mundur kebelakang. Akan tetapi, Rider pun langsung
mengeluarkan portal dibelakangnya, yang mana ketika ia melompat..... muncul
wagon yang dihiasi oleh tengkorak tengkorak manusia dan lilin api berwarna biru
yang ditarik oleh dua kuda yang memiliki api biru di sebagian tubuhnya dari
portal tersebut, yang melaju kearah Archer.
Archer
pun terkejut dan ia pun hanya bisa menyeringai
“Datanglah!”
Ucap Archer yang langsung melompat juga
Tidak
lama setelah itu muncul asap yang sangat besar yang mana.... tiba tiba saja
muncul kereta api yang melaju kearah wagon tersebut dan....
BUM!
Ledakan
besar pun terjadi begitu keduanya bertemu satu sama lain.
.
Suasana
pun hening sejenak sampai Archer mendarat dan mencoba memastikan energi sihir
di area sekitarnya.
.
“Hmph.
Mereka berhasil kabur” Ucap Archer
“Oi~.....!
Archer!” Ucap Kenko yang berlari dari kejuhan bersama Time dan Cassandra
“Oh?!
Master dan juga.....” Ucap Archer terputus begitu melihat Cassandra
“....Oh?!
Apa itu servantmu, bocah?”
“Ow,
ow, ow berhenti menarik lenganku seperti itu Cas.....” Ucap Time terputus
begitu teringat perkataan Ashley waktu itu
“.....ter!”
Cassandra
pun berhenti berjalan dan melepaskan Time.
“Yo
gadis cilik, sekarang tidak perlu khawatir lagi. Misi telah selesai dan
mastermu sekarang aman dari serangan Rider dan juga masternya” Ucap Archer
“Sssssssstttt!”
Ucap Time yang meletakkan jari telunjuknya di depan mulutnya memberi isyarat
untuk diam
“Hah?!
Ada apa?” Tanya Archer kebingungan
Cassandra
semakin mengerutkan keningnya kearah Time.
“Time!”
Omel Cassandra
“Y-ya?....”
Ucap Time yang merinding begitu di teriaki oleh Cassandra
“Jadi
benar, kalau kamu tadi di serang oleh servant!? Dan kenapa kamu tidak
memanggilku Time!? Bukannya sudah kubilang untuk memanggilku jika ada masalah
yang seperti ini!?” Omel Cassandra
“Y-yaaaa....
bukannya seperti itu, hanya saja aku........” Ucap Time mencari cari alasan
“O-ow...
ini namanya adalah pertarungan antar kekasih yang tidak perlu diikut campuri”
Ucap Archer
“Benar
benar” Ucap Kenko seraya mengangguk berkali kali
“Berisik!”
Omel Time ke merek berdua
“Kenapa
kamu tidak melakukannya Time! Apa kamu tidak percaya kepada kekuatan yang
kumiliki ini!?” Omel Cassandra
“Bu-bukannya
begitu...... aku” Ucap Time berkeringat dingin
“Time....
sebagai seorang master, hal itu tidak baik untuk tidak mempercayai kekuatan
yang dimiliki oleh servantnya” Ucap Kenko
“Benar
benar” Ucap Archer seraya mengangguk berkali kali
“Bisakah
kalian menutup mulut kalian berdua hah!” Omel Time
“Time,
Jawab aku!” Omel Cassandra
“Tch!”
Ucap Time
Time
pun langsung memegang kedua pundak Cassandra
“Aku
tidak ingin kehilanganmu cassandra!” Teriak Time
Cassandra
pun hanya terkejut mendengar kata kata Time tersebut
“Aku....
aku tidak bisa kalau harus melihat dirimu dalam bahaya Cassandra. Jika aku
melihatmu melakukan hal itu.... aku.....” Ucap Time terputus
“.....Aku....
lebih baik mati! Daripada aku harus melihatmu membahayakan dirimu sendiri demi
melindungiku.”
Time
pun melepaskan Cassandra.
Cassandra
pun hanya bisa terdiam mendengar kata kata Time tersebut
“Yaaah~....
mau bagaimana lagi. Tapi.... seperti itulah servant, kami hanyalah sebuah
bayangan di masa lalu yang dipanggil untuk bertarung mempertaruhkan nyawa kami
demi mencapai tujuan master kami. Sama halnya dengan hukum dunia ini dimana
makhluk hidup terlahir untuk melakukan pekerjaannya masing masing dan pada
akhirnya, mati, kembali kedalam bumi. Kau tidak akan bisa merusak hukum
tersebut begitu saja, terlebih lagi kau bukanlah seorang dewa atau semacamnya.”
Ucap Archer
“Tch!
Persetanan dengan servant dan juga cawan suci.... meskipun begitu.... Cassandra
adalah temanku. Jadi.......” Ucap Time geram
“.......mana
mungkin aku akan mengorbankan temanku begitu saja hah!”
‘Time....’
Batin Cassandra terkejut
Mendengar
hal itu Archer pun hanya bisa tersenyum
“Hmph.
Mungkin.... awalnya aku tidak setuju dengan rencanamu itu master. Tapi....
setelah mendengar perkataan bocah ini..... aku jadi percaya dengannya dan setuju
dengan rencanamu itu, master” Ucap Archer
“Rencana?”
Ucap Time kebingungan
.
Sementara
itu di sebuah hutan yang jauh dari mereka....
Kebakaran
di sekiar hutan pun terjadi dan orang misterius tersebut pun pada akhirnya
turun ke tanah dan........ dari balik asap pun muncul... perempuan tersebut
yang sedang berlutut seraya memegangi lengan kirinya dengan kondisi tubuh yang
hampir seluruhnya terluka.
“Ugh....
kau..... Siapa kau sebenarnya hah!!? Berani beraninya kau menggunakan sihir
keluargaku begitu saja!!” Amuk perempuan tersebut
“Hanyalah
pemanah biasa, yang terbangun dari tidurnya selama koma beberapa tahun lamanya.”
Ucap orang misterius tersebut
“Jangan
bercanda dasar bodoh......! Berani beraninya kau mempermainkanku begitu saja.....”
Ucap perempuan tersebut yang mulai geram dan menunjukkan giginya
“.....Akan
kubunuh kau sampai tidak tersisa sedikit pun!!”
Dalam
keadaan emosi, perempuan tersebut mencoba berdiri dan menatap tajam orang
tersebut. Tapi......
“!!!”
Respon perempuan tersebut yang mendapatkan perintah dari seseorang
.
“Tch!
Jika kita bertemu lagi.... aku bersumpah atas nama keluargaku.... aku akan
membunuhmu begitu saja! Ingat itu baik baik.....!” Ucap perempuan tersebut yang
menatap orang misterius tersebut dengan geram dan langsung pergi begitu saja.
“(Sigh)
Ya ampun, ya ampun, sepertinya aku menambah musuh lagi ya....? Benar benar
takdir yang buruk.” Ucap orang misterius tersebut
“Tapi.....
yaaah~.... mau bagaimana lagi. Memang seperti itu seharusnya”
Orang
misterius tersebut pun kemudian berjalan dan yang ternyata.... ia memiliki
wujud yang sama dengan perempuan tadi. Lalu ia pun melepas tombak yang ia
tembakkan tadi dan seketika itu juga.... hutan yang tadi kebakaran pun menjadi
hilang begitu saja.
Ketika
perempuan tersebut pun berbalik untuk pergi, tiba tiba saja ia pun berubah
wujud menjadi.... seorang laki laki.
To
Be Continue.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar