Sabtu, 04 Agustus 2018

Chapter 8


Chapter 8: The Mysterious Man

Tiba tiba saja dari udara muncul sebuah benda yang melayang yang tepat mengarah atas mereka lalu benda tersebut pun bersinar begitu saja dan ketika mereka berdua melihat keatas..........

.

Tiba tiba saja muncul hujan panah yang sangat banyak diatas mereka

“!!!....... Woaaaaaaaah!” Teriak Time dan Kenko

BUM!

.

Hujan panah tersebut terus menghujani mereka dan ketika Time mencoba membuka matanya.....

Cassandra pun sudah berdiri dihadapannya dan melindunginya dengan membuat gelombang angin disekitarnya dan membuat panah panah tersebut terpental begitu saja.

‘Ca-Cassandra!’ Batin Time terkejut

‘Tapi.... bagaimana...? Bukannya aku tidak memanggilnya sama sekali?’

Time pun kebingungan ketika ia melihat Command Sealnya yang masih utuh

Sekali lagi muncul sebuah panah yang di tembakan diatas mereka dan muncul lah hujan panah yang menghujani mereka lagi.

Akan tetapi semua itu terhalangi berkat gelombang angin yang melindungi mereka berdua.

.

Sementara itu di sebuah hutan yang sangat jauh dari keberadaan Time dan Kenko

“Ho....!” Ucap seorang perempuan berambut biru dan bertelinga kucing yang sedang berdiri diatas dahan pohon yang memegang panah.

Perempuan tersebut mencoba menarik tali busurnya lagi dan bersiap siap melepaskan tembakan anak panahnya.

Akan tetapi tiba tiba saja muncul anak panah yang melaju kearahnya dari belakang dan membuat perempuan tersebut langsung menghindarinya.

Refleks perempuan tersebut langsung menengok kebelakang dan......

Muncul seseorang yang memiliki bayangan yang sama dengannya dan mencoba menendangnya begitu saja.

DAK!

“Ugh....” Ucap perempuan tersebut yang mencoba menahan tendangannya tersebut

Akan tetapi karena saking kuatnya tendangan tersebut, perempuan tersebut pun terpental begitu saja kebawah.

BRAK!

Tidak sampai disitu, orang tersebut langsung berdiri diatas dahan pohon tersebut lalu mengeluarkan panahnya dan menarik tali busurnya.

Dan ketika ia melepaskannya, anak panah tersebut tiba tiba saja terpecah menjadi 5 dan anak panah yang terpecah menjadi 5 tersebut pun terpecah lagi dan pada akhirnya menjadi hujan panah yang mengarah ke perempuan tersebut

Perempuan tersebut pun menghindarinya dengan melompat kebelakang beberapa kali dan pada akhirnya.....

Orang tersebut pun melompat dari atas dahan pohon dan menarik panahnya lagi. Tiba tiba saja di samping orang tersebut terdapat bayangan sebuah tombak raksasa

“Amenonuhoko!” Ucap orang tersebut yang memiliki suara perempuan seraya melepaskan panahnya.

Dan bayangan tombak tersebut pun mengikuti arah panah tersebut meluncur.

“(Gasp)!!!” Reaksi perempuan tersebut yang melihat itu semua

BUM!

Tembakan tersebut pun menghasilkan ledakan yang cukup besar di area sekitar hutan tersebut.

.

Sementara itu di lapangan sekolah

Di karenakan serangan hujan panah tersebut pun berhenti, gelombang angin yang berada disekeliling mereka pun menghilang begitu saja.

“Fiuh.... hampir saja...., gimana....? Bener bener hoki kan?” Tanya Kenko

“(Sigh) Terima kasih ya Cas.....” Ucap Time yang terputus begitu melihat Cassandra yang menggerutkan keningnya kearahnya

“!!!.....Time! Bukannya sudah kubilang! Kalau kamu ada masalah, gunakanlah command sealmu! Kenapa kamu tidak melakukannya sama sekali hah?!” Omel Cassandra

“E.... Yaaah..... bukannya aku tidak ingin melakukannya sih..... hanya saja....... Ummm..... sejauh ini gak ada masalah kok. Maka dari itu aku tidak memanggilmu sama sekali, baru tadi saja kok aku dihadapkan masalah, untung saja kau datang jadinya kami bisa selamat. Terima kasih ya” Ucap Time seraya nyengir

Tiba tiba saja... muncul ledakan yang cukup besar di dekat mereka.

BUM!

Mereka semua pun terkejut begitu terjadi ledakan yang besar.

Cassandra pun kemudian menengok kearah Time seraya mengerutkan keningnya. Time yang melihat itu pun kehabisan kata kata dan.........

.

.

.

.

Beberapa menit yang lalu....

PRAAAAANG!

“Urgh!” Ucap Archer yang berguling berkali kali akibat terkaman anjing berkepala dua tersebut.

Karena ada salah satu anjing yang mencoba menyerangnya dari depan, Archer langsung menendang anjing yang ada didepannya seraya melakukan backflip dan membuatnya terpental kebelakang.

Sebelum anjing tersebut melakukan serangan. Archer pun langsung melakukan quick draw dengan berputar dan membuat anjing tersebut langsung mati seketika itu juga.

Akan tetapi kedua anjing yang menggigit Archer pun masih berada padanya.

“(Sigh) Ya ampun~ mereka mengganggu sekali...., aku serahkan ini semua pada kalian..... saudara saudaraku.” Ucap Archer yang menyeringai

Tiba tiba saja muncul pistol yang ditodongkan kearah kepala kedua anjing tersebut masing masing.

DAR!

Pistol tersebut pun di tembakan dan membuat kedua anjing tersebut mati seketika itu juga.

“Yaaah~.... kalau seperti ini kan lebih enak. Aku jadi bisa lebih berkonsentrasi” Ucap Archer yang melakukan pelemasan badan

BUM!

Tiba tiba saja Rider muncul dengan mendobrak tembok, beberapa meter di depan Archer. Lalu ia pun langsung berlari seraya meraung kearahnya dan ketika sudah berjarak beberapa senti dari Archer....,  Rider pun mulai mengayunkan cambuknya dari atas. Akan tetapi......

DAR!

.

Archer dengan cepat menembak tepat kearah kepala Rider dan membuat Rider menghindarinya dengan menghadap kesamping.

Akan tetapi hal tersebut tidak menghentikan Rider untuk melancarkan serangannya. Rider langsung mengubah haluan serangannya dan langsung mengayunkan cambuknya ke bawah.

BUM!

Archer dengan cepat menghindarinya dengan melompat secara backflip dan langsung melakukan quick draw dengan kedua pistolnya.

DAR!

Rider pun menghindari tembakan tersebut dengan mundur beberapa meter dari tempat ia berdiri tadi dan langsung mengayunkan cambuknya kedepan, yang mana cambuknya tersebut mengikat tangan kirinya Archer.

Rider pun langsung memutarnya keatas berkali kali dan membuat Archer terbawa oleh tarikan tersebut. Dan pada akhirnya ia mengayunkan cambuknya kebawah dan membuat Archer menghantam ketanah.

BUM!

Tidak sampai disitu, Rider pun langsung menarik cambuknya yang mana membuat Archer juga ikut ketarik dan menuju kearahnya.

Akan tetapi, Archer pun langsung melempar bomnya dan membuat Rider langsung melepaskan ikatannya dan mundur beberapa meter

BUM!

Akibat ledakan tersebut, Rider pun terseret beberapa meter kebelakang. Dan dalam keadaan berlutut, Rider pun terdiam sejenak dan pada akhirnya ia pun membuat cambuknya menjadi tegak seperti pedang dan langsung maju ke arah Archer.

TRANG!

Archer menahan serangan Rider dengan menggunakan mata pisau yang berada disenapan lontaknya dan mengayunkannya.

Rider pun membuka peluang dan hal itu pun dimanfaatkan oleh Archer untuk menembaki kepalanya dengan pistol.

DAR!

Rider pun mengesampingkan badanya untuk menghindari tembakannya tersebut. Akan tetapi tidak sampai disitu, Rider pun langsung mengayunkan pedangnya berkali kali dan melakukan manuver.

Archer pun terus menahan serangannya Rider dan di setiap Rider membuka peluang, Archer pun terus mencoba menembak kepalanya. Akan tetapi Rider bisa menghindari tembakannya tersebut. Dan pada akhirnya, Rider melempar kepalanya keatas dan itu membuat Archer teralihkan padangannya keatas dan langsung menembaknya dengan cepat.

Akan tetapi itu hanya tipuan, yang mana Rider langsung melompat mengambil kepalanya dan langsung berputar lalu menghantamkan pedangnya dengan cukup kuat.

BUM!

Gelombang angin pun tercipta dan itu pun membuat tanah disekitar Rider hancur begitu saja.

Archer pun menghindarinya dengan mundur kebelakang. Akan tetapi, Rider pun langsung mengeluarkan portal dibelakangnya, yang mana ketika ia melompat..... muncul wagon yang dihiasi oleh tengkorak tengkorak manusia dan lilin api berwarna biru yang ditarik oleh dua kuda yang memiliki api biru di sebagian tubuhnya dari portal tersebut, yang melaju kearah Archer.

Archer pun terkejut dan ia pun hanya bisa menyeringai

“Datanglah!” Ucap Archer yang langsung melompat juga

Tidak lama setelah itu muncul asap yang sangat besar yang mana.... tiba tiba saja muncul kereta api yang melaju kearah wagon tersebut dan....

BUM!

Ledakan besar pun terjadi begitu keduanya bertemu satu sama lain.

.

Suasana pun hening sejenak sampai Archer mendarat dan mencoba memastikan energi sihir di area sekitarnya.

.

“Hmph. Mereka berhasil kabur” Ucap Archer

“Oi~.....! Archer!” Ucap Kenko yang berlari dari kejuhan bersama Time dan Cassandra

“Oh?! Master dan juga.....” Ucap Archer terputus begitu melihat Cassandra

“....Oh?! Apa itu servantmu, bocah?”

“Ow, ow, ow berhenti menarik lenganku seperti itu Cas.....” Ucap Time terputus begitu teringat perkataan Ashley waktu itu

“.....ter!”

Cassandra pun berhenti berjalan dan melepaskan Time.

“Yo gadis cilik, sekarang tidak perlu khawatir lagi. Misi telah selesai dan mastermu sekarang aman dari serangan Rider dan juga masternya” Ucap Archer

“Sssssssstttt!” Ucap Time yang meletakkan jari telunjuknya di depan mulutnya memberi isyarat untuk diam

“Hah?! Ada apa?” Tanya Archer kebingungan

Cassandra semakin mengerutkan keningnya kearah Time.

“Time!” Omel Cassandra

“Y-ya?....” Ucap Time yang merinding begitu di teriaki oleh Cassandra

“Jadi benar, kalau kamu tadi di serang oleh servant!? Dan kenapa kamu tidak memanggilku Time!? Bukannya sudah kubilang untuk memanggilku jika ada masalah yang seperti ini!?” Omel Cassandra

“Y-yaaaa.... bukannya seperti itu, hanya saja aku........” Ucap Time mencari cari alasan

“O-ow... ini namanya adalah pertarungan antar kekasih yang tidak perlu diikut campuri” Ucap Archer

“Benar benar” Ucap Kenko seraya mengangguk berkali kali

“Berisik!” Omel Time ke merek berdua

“Kenapa kamu tidak melakukannya Time! Apa kamu tidak percaya kepada kekuatan yang kumiliki ini!?” Omel Cassandra

“Bu-bukannya begitu...... aku” Ucap Time berkeringat dingin

“Time.... sebagai seorang master, hal itu tidak baik untuk tidak mempercayai kekuatan yang dimiliki oleh servantnya” Ucap Kenko

“Benar benar” Ucap Archer seraya mengangguk berkali kali

“Bisakah kalian menutup mulut kalian berdua hah!” Omel Time

“Time, Jawab aku!” Omel Cassandra

“Tch!” Ucap Time

Time pun langsung memegang kedua pundak Cassandra

“Aku tidak ingin kehilanganmu cassandra!” Teriak Time

Cassandra pun hanya terkejut mendengar kata kata Time tersebut

“Aku.... aku tidak bisa kalau harus melihat dirimu dalam bahaya Cassandra. Jika aku melihatmu melakukan hal itu.... aku.....” Ucap Time terputus

“.....Aku.... lebih baik mati! Daripada aku harus melihatmu membahayakan dirimu sendiri demi melindungiku.”

Time pun melepaskan Cassandra.

Cassandra pun hanya bisa terdiam mendengar kata kata Time tersebut

“Yaaah~.... mau bagaimana lagi. Tapi.... seperti itulah servant, kami hanyalah sebuah bayangan di masa lalu yang dipanggil untuk bertarung mempertaruhkan nyawa kami demi mencapai tujuan master kami. Sama halnya dengan hukum dunia ini dimana makhluk hidup terlahir untuk melakukan pekerjaannya masing masing dan pada akhirnya, mati, kembali kedalam bumi. Kau tidak akan bisa merusak hukum tersebut begitu saja, terlebih lagi kau bukanlah seorang dewa atau semacamnya.” Ucap Archer

“Tch! Persetanan dengan servant dan juga cawan suci.... meskipun begitu.... Cassandra adalah temanku. Jadi.......” Ucap Time geram

“.......mana mungkin aku akan mengorbankan temanku begitu saja hah!”

‘Time....’ Batin Cassandra terkejut

Mendengar hal itu Archer pun hanya bisa tersenyum

“Hmph. Mungkin.... awalnya aku tidak setuju dengan rencanamu itu master. Tapi.... setelah mendengar perkataan bocah ini..... aku jadi percaya dengannya dan setuju dengan rencanamu itu, master” Ucap Archer

“Rencana?” Ucap Time kebingungan

.

Sementara itu di sebuah hutan yang jauh dari mereka....

Kebakaran di sekiar hutan pun terjadi dan orang misterius tersebut pun pada akhirnya turun ke tanah dan........ dari balik asap pun muncul... perempuan tersebut yang sedang berlutut seraya memegangi lengan kirinya dengan kondisi tubuh yang hampir seluruhnya terluka.

“Ugh.... kau..... Siapa kau sebenarnya hah!!? Berani beraninya kau menggunakan sihir keluargaku begitu saja!!” Amuk perempuan tersebut

“Hanyalah pemanah biasa, yang terbangun dari tidurnya selama koma beberapa tahun lamanya.” Ucap orang misterius tersebut

“Jangan bercanda dasar bodoh......! Berani beraninya kau mempermainkanku begitu saja.....” Ucap perempuan tersebut yang mulai geram dan menunjukkan giginya

“.....Akan kubunuh kau sampai tidak tersisa sedikit pun!!”

Dalam keadaan emosi, perempuan tersebut mencoba berdiri dan menatap tajam orang tersebut. Tapi......

“!!!” Respon perempuan tersebut yang mendapatkan perintah dari seseorang
.
“Tch! Jika kita bertemu lagi.... aku bersumpah atas nama keluargaku.... aku akan membunuhmu begitu saja! Ingat itu baik baik.....!” Ucap perempuan tersebut yang menatap orang misterius tersebut dengan geram dan langsung pergi begitu saja.

“(Sigh) Ya ampun, ya ampun, sepertinya aku menambah musuh lagi ya....? Benar benar takdir yang buruk.” Ucap orang misterius tersebut

“Tapi..... yaaah~.... mau bagaimana lagi. Memang seperti itu seharusnya”

Orang misterius tersebut pun kemudian berjalan dan yang ternyata.... ia memiliki wujud yang sama dengan perempuan tadi. Lalu ia pun melepas tombak yang ia tembakkan tadi dan seketika itu juga.... hutan yang tadi kebakaran pun menjadi hilang begitu saja.

Ketika perempuan tersebut pun berbalik untuk pergi, tiba tiba saja ia pun berubah wujud menjadi.... seorang laki laki.



To Be Continue.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar